Sat. Jun 6th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Kabupaten Banjar Aman Dari Covid-19, Dandim Martapura Masyarakat Tetap Waspada

MARTAPURA – Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Banjar terus bekerja keras menekan lajunya perkembangan penyebaran Virus Corona . Berbagai cara upaya dan usaha sesuai SOP membuahkan hasil, sosialisasi serta disinfektan berjalan dengan baik.

Dandim 1006/ Mtp Letkol Arm Siswo Budiarto memantau berjalannya penyemprotan langsung mengikuti jumpa Pers Rilis di Command Center sekretariat Gugus tugas Covid -19.
Martapura, Kabupaten Banjar, Sabtu (28/3/2020).

Dalam VidKon tersebut, Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Banjar, dr Diauddin menyampaikan, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini tidak terlalu meningkat, yakni ada 111 orang, untuk jumlah PDP tetap.

“Untuk PDP perlu diketahui mengalami perubahan kondisi, satu PDP sudah dinyatakan negatif, dan sekarang sudah dipindah dari ruang isolasi ke ruang biasa. Namun pada waktu yang sama juga dikabarkan ada satu PDP lainnya. Jadi PDP saat ini tetap dua,” jelasnya.

Dandim 1006/ Mtp menuturkan jumlah tersebut kalau bisa jangan bertambah lagi, jika bertambah ODP tidak terlalu membahayakan, namun tetap waspada.

Juga PDP tetap, tadi sampaikan langsung bahwa setelah PDP diobservasi dan dicek hasil Laboratorium simple Negatif ,tentu masih dalam pengawalan ketat.
Dengan kenaikan yang tidak signifikan ini, Siswo berharap PDP dapat berkurang.

“Namun, ODP kemungkinan akan terus bertambah, karena arus datang masih ada. Saat ini petugas medis dibantu anggota TNI dan Polri Satgas gugus tugas bersiaga,” terangnya.

“Tadi kedatangan Santri dari Sumenep Madura ke Kecamatan Sambung makmur dan rombongan tiba di bandara disambut tim gugus satgas dibawa keruangan Karantina dicek berbagai kemungkinan dua jam lebih dari warga Kecamatan Sambung makmur lima desa dari 22 santri di antaranya desa Madurejo. 12 org, BatuTanam 6 orang, Batu Teko. 1 orang, Sambung Makmur, 4 orang dan Bali Angin 1 orang. rombongan dibawa ke Pondok Attariyah Kec Sambung makmur dan langsung di jemput keluarganya,” imbuh Dandim.

Ketua Gugus Tugas Banjar, Mokhamad Hilman mengatakan, “Kami sadar banyak orangtua santri yang gelisah dan khawatir dengan anaknya, tapi ini demi keselamatan dan kemaslahatan bersama. Karena kalau mereka pulang ke kampung, dikhawatirkan akan terpapar oleh virus, jadi lebih baik bersabar dulu,” ucapnya.

“Hingga saat ini Kabupaten Banjar masih dapat dikatakan aman dari wabah Virus Corona, tapi masyarakat harus tetap waspada dan terus menjaga pola hidup bersih dan sehat di rumah” pungkapnya. (Ikh)