Wed. Jun 3rd, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Kelabuhi 47 Korban di Akun Facebook Palsu, Pelaku Diringkus Polisi

Rakyatmerdekanews.com, Jakarta – Polisi kembali meringkus pelaku pencurian.
Kali ini Subdit 3 Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dan membongkar pelaku pembuat akun palsu di Facebook.
Kabid Humas Polda Metro Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, berdasarkan laporan polisi tanggal 27 Maret 2020 korban DW melaporkan telah terjadi pencurian, tanpa hak atau melawan hukum menyalin data informasi elektronik dan atau dokumen elektronik di Cinere, Depok Jawa Barat, jelasnya.
Yusril mengatakan, kejadian berawal ketika pelaku melihat di media sosial (medsos) sebuah akun instagram bernama Alodyadesi (korban), lantaran mengagumi kecantikan wanita tersebut kemudian pelaku memfollow instagramnya. Akhirnya pelaku berpikir untuk membuat facebook dengan memakai foto profil korban dan menggunakan nama LODYA ARUMI SYAKIRA dengan mengupload foto-foto alodyadesi di facebook, yang mana pelaku dapat dari instagramnya, katanya.
‘Tujuan pelaku membuat akun facebook supaya orang percaya bahwa akun tersebut adalah asli milik Alodyadesi, “ujar Kabid Humas Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya (30/3).

Tambah Yusri, setelah pelaku membuat akun facebook atas nama Lodya Arumi Syakira, tak heran jika banyak laki-laki yang mengajak untuk berkenalan dan meminta nomor Handphone, bahkan ada yang mengajak untuk melakukan hubungan intim.

Setelah mendapatkan nomor Hp tersebut kemudian kami berkomunikasi melalui pesan whatsapp. Dan di dalam pesan whatsaap tersebut pelaku bertukar foto dengan laki-laki yang kenal di akun facebook. Dan pada saat laki-laki tersebut meminta gambar, kemudian pelaku mengambil foto dari akun Instagram atas nama alodyadesi (korban), tambahnya.
Masih menurut Yusri tujuan pelaku melakukan perbuatan ini adalah untuk kepuasaan biologis pelaku karena setiap laki-laki yang chatingan dengan pelaku pasti diminta untuk mengirimkan foto Alat vital atau alat kelaminnya dan terkadang pelaku meminta dikirim pulsa.

Selanjutnya, pada Jumat tanggal 27 Maret 2020 sekitar pukul 02.30 WIB tim opsnal Unit I Subdit 3 / Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya dipimpin oleh AKP Herman E. W. Simbolon, SH, SIK (Ka Unit I) dan AKP Eko Barmula, SH, SIK. (Panit) berhasil melakukan penangkapan terhadap 1 (satu) orang tersangka atas nama AH alias H di Kp. Tapos Pasar Rt. 006/002 Kelurahan Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, dari tersangka petugas berhasil menyita barang bukti (BB).

Lebih jauh Yusri mengungkapkan, modus yang dilancarkan tersangka AH alias H (27 thn) membuat akun facebook palsu dengan nama LODYA ARUMI SYAKIRA dengan menggunakan foto profil korban. Dalam akun tersebut pelaku juga mengupload foto-foto korban yang diambil oleh pelaku dari instagram milik pelapor/korban.

Karena foto profil yang digunakan pelaku akhirnya sekitar 47 (empat puluh tujuh) orang laki-laki (korban) dari berbagai kalangan yang tertarik dan mengajak untuk berteman sekaligus meminta nomor handphone. selanjutnya pelaku melakukan komunikasi dengan para laki-laki tersebut melalui Whatsapp, ungkapnya.

Untuk lebih meyakinkan, pelaku juga mengirimkan foto-foto korban yang diperoleh dari akun instagram milik pelapor/korban. kemudian untuk memenuhi kebutuhan biologis (pelaku diduga memiliki prilaku seks menyimpang), pelaku selalu meminta kepada laki-laki (korban) tesebut untuk mengirimkan foto alat vital/kelamin dan terkadang juga meminta untuk dikirim pulsa. Karena para korban sudah percaya bahwa pelaku adalah seorang perempuan, maka korban-korban tersebut juga akhirnya menuruti permintaan pelaku dengan mengirimkan foto alat kelamin korban.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka diganjar dengan hukuman penjara paling lama 8 (delapan) tahun dan denda paling banyak Rp. 2 miliar rupiah. (Fachri)