Sun. Jun 7th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Satreskrim Polres Bandara Soetta Berhasil Ringkus Penipuan Online Modus Tawarkan Masker Murah

Rakyatmerdekanews.com – Kota Tangerang – Polres Kota Bandara Soekarno Hatta Hari Rabu sekitar pukul 11.00 wib gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Penipuan dan atau Penggelapan yang dilakukan dengan Modus menawarkan Masker dengan harga murah. (01/04/20)

Pelaksana Konferensi Pers adalah Kapolres Kota Bandara Soekarno Hatta Kombes Pol Adi Ferdian Saputra, S.I.K., M.H yang di dampingi oleh Kasat Reskrim Polres Kota Bandara Soekarno Hatta Kompol A Alexander, S.I.K, S.H., M.M., M.Si, Kanit 3 (Ranmor) Satreskrim Polres Kota Bandara Soekarno Hatta Ipda Waris A S, S.H.

Acara Konferensi Pers dihadiri oleh Pewarta Media Cetak, Online dan TV Nasional dengan tetap memperhatikan Protokol Pencegahan Penyebaran Covid 19 dengan Penerapan Physical Distancing dan Menjaga Kebersihan.

Dasar Laporan Polisi Nomor LP/09/II/2020/ Resta. BSH, tanggal 12 Februari 2020 dengan sangkaan Pasal Penipuan dan atau Penggelapan sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 378 KUHPidana dan/atau Pasal 372 KUHPidana dengan Ancaman Hukuman 4 (empat) Tahun Penjara.

Kejadian diketahui terjadi pada Hari Selasa tanggal 11 Februari 2020 sekitar pukul 07.15 WIB dengan Tempat Kejadia Perkara (TKP) Kantor GMF Bandara Soekarno Hatta, Kelurahan Benda, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten.

“Dengan Pelapor atau Korban AFD serta saksi – saksi HS dan SDM dan Tersangka DA”.

Modus Tersangka menawarkan melalui Media Sosial bahwa yang bersangkutan menyediakan Masker dalam jumlah banyak dan harga yang murah.

Adapun Kronologis kejadian yaitu, Pada hari Senin tanggal 10 Februari 2020, saat Pelapor membuka Handphone, Pelapor melihat Aplikasi Instagram dengan nama Sensi Mask yang memposting iklan menjual Masker Merk Sensi dengan Harga Murah yaitu 30 (tiga puluh) Karton atau 1.200 (seribu dua ratus) box hanya dijual seharga Rp. 42.000.000 (empat puluh dua juta rupiah) yang berarti 1 (satu) box Masker Merk Sensi hanya dijual seharga Rp. 50.000 (Lima puluh ribu rupiah).

Karena Pelapor sangat merasa tertarik dengan penawaran Iklan tersebut, Pelapor dengan segera menanyakan nomor Whatsapp yang menawarkan barang, Kemudian mendapati Nomor HP 0815 4219 3110 untuk dihubungi yang kemudian berlanjut pada proses komunikasi antara Pelapor dengan Tersangka bahkan menggunakan komunikasi Video Call melalui Whatsapp guna meyakinkan Pelapor, Pelapor bahkan mengajak rekan nya yaitu Saksi SDM untuk turut bersama memesan Masker yang ditawarkan Tersangka.

Setelah terjadinya kesepakatan Harga antara Pelapor, Saksi SDM dan Terlapor dengan harus membayarkan DP Awal yaitu 50% (Lima puluh persen) sebelum Pelunasan.

Setelah DP dibayarkan via transfer antar Bank sebesar Rp 28.000.000, Pelapor dan Terlapor membuat janji untuk bertemu di sebuah Pusat Perbelanjaan di Slipi, Jakarta Barat, akan tetapi Terlapor tidak pernah muncul.

Atas kejadian tersebut, Pelapor melaporkan perkara ini ke Polres Kota Bandara Soekarno Hatta untuk proses Penyelidikan dan Penyidikan lebih lanjut.

Proses Penangkapan Tersangka terjadi Pada hari Jumat tanggal 27 Maret 2020 sekitar Pukul 20.30 WIB, melalui Proses Analisa IT kemudian Team Garuda Satuan Reskrim Polresta Bandara Soetta melakukan Penangkapan terhadap Tersangka di Daerah Bogor, Jawa Barat.

Dari tersangka didapat Barang Bukti berupa :
• 1 (satu) buah identitas KTP a/n Tersangka DA
• 1 (satu) buah ATM Bank OCBC NISP a/n Tersangka DA
• 1 (satu) buah handphone Iphone Xs, Warna Gold, dengan nomor Imei: 35729009 409 7488.

Untuk catatan :

1. Pelaku setidaknya pernah melakukan 2 (dua) kali Penipuan dengan Modus yang sama, dengan perincian :

a. Sekitar tanggal 4 Pebruari 2020 di daerah Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, tersangka melakukan penipuan terhadap pemesan masker atas nama GCL kerugian sebesar 2 juta yang mana uang tersebut langsung dikirim oleh korban kepada tersangka melalui dengan cara di transfer ke rekening tersangka yaitu Bank OCBC NISP.

b. Sekitar tanggal 4 bulan Pebruari 2020 di Cilengsi Bogor, Jawa Barat, tersangka melakukan penipuan terhadap pemesan masker atas nama AY, kerugaian yang dialami korban sebesar 1 juta yang mana uang tersebut langsung dikirim oleh korban kepada tersangka melalui dengan cara di transfer ke rekening tersangka yaitu Bank OCBC NISP.

2. Uang dari hasil dugaan Tindak Pidana Penipuan dan atau Penggelapan digunakan Tersangka untuk membayar permasalahan penggantian uang tiket konser (masalah Pribadi Tersangka) dan pemenuhan kebutuhan sehari hari.

Rencana Tindak Lanjut terhadap tersangka yaitu,
1. Melakukan Penelusuran terhadap Korban lain yang pernah ditipu oleh Tersangka dan menyarankan untuk membuat Laporan Polisi.
2. Melakukan Blokir Rekening Tersangka dan melakukan Penelusuran Aliran Dana.
3. Melakukan Deaktifasi akum Instagram Tersangka (yang menawarkan Masker Murah agar tidak dapat diakses lagi).
(Ratna)