Sat. Jun 6th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Sekda Bangka Andi Hudirman Digoyang, 5 Fraksi Ajukan Mosi Tidak Percaya

Ket. Foto : Ketua fraksi Gerindra M Taufik Koriyanto, S.H, M.H didampingi Ketua Fraksi PPP Khairul (kiri) dan Sekretaris fraksi PAN, PKS dan Hanura (kanan) saat melakukan konferensi pers di Ruang Komisi I DPRD Kabupaten Bangka, Selasa (7/4/2020).

RMNews, Bangka – 5 Fraksi DPRD Kabupaten Bangka ramai-ramai menyatakan sikap mosi tidak percaya kepada Sekda Bangka, Drs. Andi Hudirman.

Pernyataan sikap itu disetujui oleh Ketua Fraksi Gerindra Taufik Koriyanto didampingi oleh Ketua Fraksi PPP Khairul, dan Sekretaris Fraksi PAN, PKS, Hanura, Zulkarnain mengadakan konferensi pers di Ruang Komisi I DPRD Kabupaten Bangka terkait dengan permintaan kepada Bupati Bangka untuk melakukan pergantian Sekda Bangka yang saat ini dijabat oleh Drs. Andi Hudirman, Selasa (7/4/2020).

Alasan diadakannya konferensi tersebut menurut keterangan dari Ketua Fraksi Gerindra adalah jika Sekda Bangka sudah beberapa kali kesempatan rapat kerja dengan DPRD tidak dapat hadir dan tidak hadir juga sebanyak dua kali rapat pembahasan Covid-19. Dan Sekda Bangka juga tidak pernah menghadiri rapat Banmus di DPRD.

“Maka kami yang tergabung dalam lintas fraksi yang berjumlah 5 fraksi diantaranya, fraksi Gerindra, raksi Nasdem, fraksi PPP, fraksi PAN, PKS, Hanura dan fraksi PKB, Perindro, PKPI. Jadi 5 fraksi dengan sepakat menyampaikan surat rekomendasi kepada Bupati Bangka yang intinya adalah mengusulkan untuk adanya pergantian Sekda Bangka yang dijabat oleh Drs. Andi Hudirman,” ujarnya.

Ia menjelaskan alasan dan pertimbangan surat rekomendasi tersebut adalah yang bersangkutan tidak kooperatif ketika diundang untuk menghadiri rapat kerja guna menyampaikan hal-hal yang sangat penting terkait dengan pembangunan Kabupaten Bangka kedepan. Selanjutnya, mengenai statement dari Sekda Bangka beberapa minggu yang lalu terkait tudingan ke beberapa anggota dewan yang bermain proyek. Kemudian ia menegaskan jika hubungan antara legislatif dengan Sekda Bangka tidak harmonis.

“Degan hubungan yang tidak harmonis ini, untuk apalagi dipertahankan. Di Kabupaten Bangka ini butuh orang yang kreatif, produktif dan inovatif untuk membangun kabupaten ini. Apalagi saat ini kita sedang menghadapi musibah nasional Covid-19 yang status Provinsi Bangka Belitung sudah memasuki zona merah. Oleh karena itu kita perlu adanya pembahasan dana sebesar 38 milyar untuk penangan Covid-19 tersebut,” ungkapnya.

Kembali ia menjelaskan surat yang tertanggal 6 April 2020 kemarin dikeluarkan setelah diadakannya rapat 5 fraksi di DPRD Kabupaten Bangka yang menyatakan sepakat untuk membuat rekomendasi mengusulkan kepada Bupati Bangka agar segera melakukan pergantian Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka.

“Surat rekomendasi ini akan segera kami sampaikan kepada Bupati Bangka, setelah itu tinggal menunggu etikat baik Bupati apakah menerima usulan dari kami atau tidak. Jika Bupati tidak menjalankannya kami akan menggunakan hak-hak kami seperti hak angket, hak interplasi dan menggunakan hak menyatakan pendapat guna penyelesaian atas permasalahan tersebut,” tutup M Taufik Korianto. (FS/M203)