Fri. Jun 5th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Soal PSBB, Polda Metro Tegaskan Tidak Ada Penutupan Jalan 

Jakarta, – Terkait pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19), di Ibu Kota Jakarta, secara tegas Polda Metro Jaya tidak ada penutupan jalan atau pengalihan arus lalu lintas.

Namun akan diberlakukan pembatasan penumpang angkutan umum, kendaraan pribadi, termasuk rencananya sepeda motor tidak boleh berboncengan. Saat ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, dan instansi lainnya sedang menggodok aturan itu yang nanti akan dituangkan di dalam Peraturan Gubernur (Pergub).

“Banyak isu-isu beredar bahwa ada penutupan jalan. Kami sampaikan PSBB ini opsi bijak, dan pemerintah sangat bijak. Ini solusi terbaik dari beberapa opsi yang ada. Terkait pembatasan transportasi, perlu saya sampaikan tidak ada penutupan dan pengalihan arus lalu lintas jalan pada akses masuk dan keluar DKI Jakarta,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana, Rabu (8/4/2020).

Dikatakan Nana, ada beberapa peraturan pembatasan penumpang moda transpotasi baik angkutan umum atau kendaraan pribadi dalam situasi PSBB ini.

“Pembatasan transportasi umum misalnya, bus memuat 40 orang. Ini yang diperbolehkan sesuai PSBB adalah separuhnya yaitu, 50 persen penumpang. Demikian juga misalnya kerata api, termasuk MRT, kemudian LRT. Jadi yang diperbolehkan adalah separuhnya atau 50 persen dari jumlah (kapasitas) penumpang,” ungkapnya.

Nana menyampaikan, bagi kendaraan pribadi juga dikurangi jumlah kapasitas penumpannya agar tidak melanggar physical distancing. Semisal, minibus Toyota Avanza yang biasanya bisa memuat enam sampai tujuh orang, pada penerapan PSBB hanya boleh berisi maksimal tiga orang.

“Ini juga berlaku bagi roda dua (sepeda motor), Tidak ada yang membawa kendaraan berboncengan, ini jelas melanggar sistem physical distancing. Dan, ini berlaku juga untuk ojek online,” katanya.

Kendati demikian, Nana menambahkan, detail aturannya seperti apa masih menunggu Pergub yang dijadwalkan keluar, Kamis besok. “Detailnya kita masih menunggu Peraturan Gubernur besok,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, semua peraturan sedang dibahas dan akan dituangkan dalam Pergub.

“Sampai dengan sekarang ini kita masih membahas secara bersama-sama, berkolaborasi dengan Gugus Tugas, poin-poin terkait peraturan gubernur selama dua hari ini. Semuanya aturan-aturan peraturan gubernur ini, apa yang harus dilakukan di lapangan nanti, ini yang harus kita bahas bersama-sama. Nanti tunggu saja selama dua hari ini,” katanya. (Fachri/Humas)