Sun. Jun 7th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Bupati Simeulue Dinilai Bohong, Ditagih Janji Nyaris Adu Jotos

RakyatMerdekaNews, Aceh Simeulue – Bupati Simeulue, Erli Hasim diinformasikan bertengkar bahkan nyaris adu jotos dengan Wakilnya, Hj.Afridawati. insiden ini terjadi di ruang kerja Bupati Simeulue, Kamis (09/04/2020).

Wakil Bupati Simeulue, Hj.Afridawati saat dikonfirmasi RakyatMerdekaNews.com, membenarkan hal ini dan mengatakan, kronologis peristiwa itu terjadi saat dia menghampir sang Bupati di ruang kerjanya sesaat sebelum acara rapat penyambutan 1 Ramadhan 1441 H, untuk menagih janji komitmen mereka saat mencalonkan menjadi pasangan Bupati dan Wakil Bupati Simeulue periode 2017 – 2022.

“Saya masuk baik-baik, ngomong baik-baik untuk mempertanyakan komitmen kami saat mencalonkan menjadi pasangan Bupati dan Wakil Bupati, tetapi dia (Erli-Red) menyambut saya dengan kata-kata kasar, dengan sombongnya menjawab omongan saya dengan arogan, dan dia menyebutkan saya tidak punya hak atas kebijakan yang dia lakukan, ungkap Wakil Bupati Simeulue.

Disebutkan, Orang nomor dua di Simeulue ini, niatnya menjumpai Bupati Simeulue bukan untuk bertengkar, melainkan untuk mempertanyakan janji dan komitmen mereka sebelum mencalonkan diri menjadi pasangan Bupati dan Wakil Bupati, namun sang Bupati merespon lain.

“Saya bertanya baik dan panggil Bapak berkali-kali, justru dia menjawab dengan kau-kau, dia menyebut anda-anda kepada saya, apa mau kau, aku ini Bupati, aku yang mengatur semuanya, anda ini tidak ada hak dan tidak ada apa-apa nya, sebut Afridawati menirukan kata-kata Erli Hasim.

Politisi Golkar ini, tidak menyebutkan secara rinci komitmen apa diantara mereka, namun ia menyentil sedikit soal tidak pernah dilibatkan dalam setiap kebijakan yang dilakukan Bupati Simeulue. Dalam menentukan kebijakan birokrasi, ia tidak pernah berkoordinasi dengan Wakil Bupati dan Bupati tidak menganggap keberadaannya sebagai Wakilnya. Begitu juga dengan kewenangan, sebagai Wakil Bupati tidak pernah dilibatkan dalam wewenang apapun.

“Hari ini, semua masyarakat tidak mendapat apa-apa dari saya setelah kami terpilih, seperti pengangkatan kontrak dia tidak pernah berkoordinasi, begitu juga mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Simeulue. Sudah hampir 3 tahun kami terpilih, saya tidak bisa berbuat apa-apa untuk masyarakat, karena saya tidak ada wewenang diberikan, ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, RakyatMerdekaNews.com, sudah mencoba konformasi dengan menghubungi Bupati melalui teleponnya maupun whatsapp, tetapi tidak ada jawaban dan balasan.

Selanjutnya, media ini juga menghubungi Kabag Humas dan Protokol Setdakab Simeulue lewat telepon selulernya, namun tiga kali panggilan masuk tidak diangkat Kabag Humas.(Monanda Phermana)