Sun. Jun 7th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Soal PSBB, Berboncengan Boleh Tapi Harus Pakai Masker 

Rakyatmerdekanews.com, Jakarta – Polda Metro Jaya bersama Kadishub DKI dan Kodam Jaya memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk daerah DKI Jakarta terhitung dari 10 April hingga 23 April 2020 berdasarkan peraturan Gubernur Nomor 33 tahun 2004 tentang pelaksanaan sosial. Ungkap Kabib Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus Jumat (10/04/2020).

Dit Lantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo. menegaskan, masyarakat diminta untuk mematuhi peraturan tentang pembatasan pengguna fasilitas umum dan tempat” umum. Dibatasi 50%  yaitu dengan penumpang 3 orang kemudian juga disebutkan dalam pasal 18 ayat 5, maka penggunaan sepeda motor berboncengan itu masih di perbolehkan. Namun bagi pengguna maupun yang di bonceng wajib memakai masker dan sarung tangan, begitu juga dengan kendaraan mobil, tegasnya.

“Kami dari Polri dan pemerintah daerah sejak di keluarkan maklumat bahwa memang harus kita lakukan patroli skala besar secara bersama sama pagi, siang, sore dan malam dimanapun tempat berkumpul yang melebihi dari 5 orang akan kita bubar kan dengan cara persuasif. Yang tujuannya memutus mata rantai Covid- 19 ini di masyarakat DKI tentang karantina kesehatan pasal 93, “tegas Yusri dihadapan wartawan, Jumat (10/4).

Disampaikan tentang kerja apa saja yang masih boleh dilaksanakan atau tempat kerja apa saja yang masih bisa. Kecuali pasal 10 menyatakan bahwa tempat makan, kantor instansi pemerintah baik pusat maupun daerah, kantor pewakilan Negara, BUMN atau gagasan usaha milik negara yang bertanggung jawab dalam pertahanan maupuan kebutuhan pokok yang bergerak di bidang kesehatan, makanan, minuman, dan komunikasi teknologi imformasi keuangan. Sedangkan untuk kendaraan pribadi dibatasi, terangnya.

Lebih jauh Yusri mengatakan,
mendasari peraturan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar, dalam penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Di Provinsi  Daerah Khusus Ibukota Jakarta, yang ditetapkan pada tanggal 9 April 2020 dan berlaku mulai tanggal 10 April 2020, Polda Metro Jaya bersama TNI dan Pemprov DKI Jakarta beserta instansi terkait lainnya telah berkoordinasi untuk saling mendukung pelaksanakan di jajaran, katanya.

Ditambahkan bahwa pelaksanaan PSBB di wilayah DKI Jakarta harus dilakukan secara bersama-sama dengan dukungan aktif seluruh elemen masyarakat. Polda Metro Jaya akan melakukan tindakan kepolisian dalam tahapan tertentu, berupa sosialisasi dan himbauan dengan tetap mengedepankan tindakan preventif yang humanis untuk mencegah pelanggaran PSBB berupa kegiatan patroli yang ditingkatkan bersama unsur TNI dan Satpol PP, hingga satuan kewilayahan yang terbawah. Kepada masyarakat di wilayah DKI Jakarta diminta untuk memahami dan mematuhi himbauan yang dilakukan oleh petugas. Sedangkan tindakan represif adalah sebagai upaya terakhir yang akan dilakukan oleh Polda Metro Jaya dalam penegakkan hukum, pungkasnya. (Fachri)