Wed. Oct 20th, 2021

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Di Magelang Kota, Anggota TNI-Polri Terjun Langsung Tangani Jenazah Pasien Covid-19

Magelang Kota — Aksi menegangkan terjadi di Magelang Kota, seorang Jenazah pasien Covid-19 di RSUD Tidar Kota Magelang ditangani langsung Anggota gabungan TNI-Polri, Kamis (16/4/2020).

Penanganan Jenazah positif virus Corona (covid-19) disaksikan puluhan anggota TNI-Polri dan Dinas kesehatan dalam Simulasi penanganan jenazah pasien Covid-19.

Simulasi yang tersebut dipimpin langsung Kapolres Magelang Kota AKBP Nugroho Ari Setiawan, S.I.K.,M.M.,C.F.E.  didampingi Mayor Czi Suharto, Danramil 01/Magelang Selatan mewakili Dandim 0705/Magelang dan dibimbing dari petugas RSUD Tidar Kota Magelang disaksikan puluhan anggota Polres Magelang Kota, Anggota Kodim dan Dinas kesehatan.

Dalam simulasi para pembimbing memberikan arahan cara pemakaian APD lengkap sesuai prosedur penanganan pasien Covid-19 hingga proses pemakaman jenazah di tempat pemakaman.

Menurut AKBP Nugroho simulasi penanganan Jenazah Covid-19 dimulai dari pemakaian APD para petugas yang akan menangani jenazah, bertempat di Ruang Jenazah RSUD Tidar Kota Magelang.

“Para anggota TNI-Polri diajarkan cara pemakaian APD sesuai standar tenaga medis, baik cara menangani Jenazah hingga menguburkan jenazah pasien covid-19″ terang Nugroho.

Kegiatan ini juga untuk mempersiapkan Anggotanya jika suatu saat nanti digunakan dalam keadaan darurat membantu tenaga media bilamana kekurangan atau membutuhkan bantuan anggota baik TNI maupun Polri sendiri.

Selain itu, dengan kegiatan seperti ini pihaknya dapat mensosialisasikan diri kepada masyarakat, bahwa proses penanganan Jenazah pasien Covid-19 dilakukan dengan aman, memakai ADP lengkap berlapis lapis, penyemprotan disinfektan dalam proses penanganan sehingga warga tidak perlu kawatir bahkan melakukan penolakan jenazah  lagi untuk dimakamkan di daerah  tempat tinggalnya seperti yang terjadi di beberapa lokasi baik Jawa Tengah dan Sulawesi.

Sementara Novi Plt Wakil Direktur Pelayanan RSUD Tidar mengatakan simulasi tersebut guna meningkatkan kordinasi dengan TNI-Polri dan dinas terkait khusunya DLH yang membawai untuk pemakaman.

” Hal ini juga sebagai sarana kita mengevaluasi SOP yang kita miliki apakah SOP yang dilaksakan sudah benar atau tidak ” kata Novi.

Novi juga berharap warga agar mengikuti protokol protokol sesuai aturan pemerintah. ( ikh)