Thu. Jul 9th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Strategi Pemulihan Ekonomi Kehidupan Usai Pandemi

Foto: Rahmad Setiawan, S.E., M.M, Dosen Universitas Pamulang.

PANDEMI Covid-19 dengan dampak negatif yang ditimbulkan dimana saat ini sangat dirasakan sebagian besar warga dunia. Kita yang saat ini hidup di usia 30-40th adalah saksi sejarah untuk beberapa puluh tahun kedepan. Anak keturunan kelak akan menanyakan kejadian apa saja yang dirasakan kita sebagai kakek mereka.

Mereka juga bisa saja menanyakan apa yang dilakukan kita setelah wabah ini berakhir (new normal) dan puluhan pertanyaan lainnya yang akan ditanyakan cucu cicit kita. Jauh sebelum waktu itu terjadi, mari kita mulai berfikir strategi apa yang sebaiknya dilakukan untuk bangkit dan memulihkan kondisi kehidupan saat pandemi ini berakhir.

Dari sisi dunia jasa, misalkan para tukang ojek pangkalan juga bisa melakukan strategi kerjasama dengan para pedagang pasar induk maupun lokal dalam hal mengantarkan paket belanja pesanan pelanggan. Jadi ada peluang besar untuk para tukang ojek pangkalan dalam menambah penghasilannya.

Dimana selama ini hal yang demikian sudah diambil alih oleh ojek daring padahal ojek pangkalan pun sangat bisa melakukannya. Sehingga diharapkan terjadinya pemerataan pendapatan yang adil baik ojek daring maupun ojek pangakalan. Perlu diketahui, faktor seorang tetap bertahan di ojek pangkalan bukan hanya karena loyalitas profesi tapi ada faktor lain seperti persyaratan-persyaratan yang wajib dilengkapi saat ingin mendaftar di ojek daring.

Contoh persyaratan gabung di ojek daring batas minimal tahun kendaraan bermotornya adalah tahun 2008 dan punya smartphone. Kedua persyaratan itulah yang tidak semua tukang ojek pangkalan miliki.

Para tenaga pendidik seperti guru dan dosen yang saat ini mulai terbiasa dengan proses kegiatan belajar dan mengajar via daring merupakan pengalaman baru yang bisa dijadikan faktor kekuatan internal pribadinya. Jika dikembangkan maka ini menjadi strategi baru untuk menambah income mereka.

Bagaimana tidak aktivitas pengajaran daring yang saat ini dilakukan, setelah pandemi ini berakhir bisa dijadikan modal dan mode pembelajaran baru dengan membuka kursus-kursus atau layanan bimbingan belajar secara daring. Seperti yang sudah dilakukan oleh salah satu aplikasi yang tengah viral “ruang guru”.

Pembelajaran daring yang tengah dilakukan sekolah-sekolah dan kampus akibat kebijakan pemerintah tentang Pembatasan Sosial Skala Besar dimasa pandemi covid 19 membuat siswa dan mahasiswa terpaksa belajar dari rumah. Aktivitas ini lambat laun akan menjadi rutinitas biasa dan bisa jadi menjadi kebutuhan para siswa dan mahasiswa. Jika dikelola dengan baik tentu ini menjadi peluang besar bagi tenaga pendidik untuk meningkatkan kemampuan diri sehingga menambah income untuk kebutuhan hidupnya.
Sebagai manusia yang beragama ada kewajiban kita untuk berdoa kepada Tuhan agar wabah pandemi covid 19 ini segera berlalu sehingga kita bisa beraktivitas normal kembali. Yakinlah ada hikmah dari setiap musibah tergantung bagaimana kita menyikapinya.

 

Oleh: Rahmad Setiawan, S.E., M.M, Dosen Universitas Pamulang