Thu. Jul 2nd, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Untuk Penyaluran BLT, Kadis Sosial Bentuk Tim Monitoring

Rakyatmerdekanews.com – Agam Sumbar – Pemerintah Kabupaten Agam membentuk tim monitoring penyaluran berbagai bantuan sosial dampak Covid-19, agar tidak terjadi tumpang tindih dalam penyaluran bantuan di setiap Kecamatan, Rabu (3/6).

Dalam Kesempatan ini, Rahmi Arti Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, menyebutkan, bantuan sosial tersebut dalam, bentuk BLT Kemensos, BLT Provinsi Sumbar, bantuan PKH dan program sembako, BLT APBD Kabupaten Agam, BLT Dana Desa dan bantuan donatur donatur lainnya.

Kata Rahmi, dalam penyalurannya dibagi menjadi 4 tim, yang masing-masingnya memonitor 4 Kecamatan selama 4 hari berturut-turut. Dan harus di pantau semaksimal mungkin, agar tidak ada kekeliruan dalam proses penyaluranya.

Monitoring dilakukan supaya Pemerintah Daerah dapat memastikan Bantuan Sosial diterima oleh keluarga yang terdata, dan rumahnya harus terpasang stiker bukti penerima bantuan itu, penjelasan Rahmi Hartati.

“Selanjutnya, tim bersama Pemerintah Nagari juga ikut memasang stiker ke rumah penerima yang belum terpasang stiker,” sebut Rahmi Hartati.

Keluarga yang menerima Bantuan Sosial ini rumahnya harus terpasang stiker. Jika stiker sudah terpasang dan dibuang, maka mereka dianggap sudah mampu dan secara otomatis tidak bisa mendapatkan bantuan berikutnya, tutur Rahmi.

Selanjutnya, bagi keluarga yang mendapatkan bantuan sosial dan rumahnya belum terpasang stiker, tim akan turun langsung untuk memonitor sekaligus memasangkan stiker tersebut.

(Kardinur.KN)