Thu. Jul 9th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Akibat Banjir Bandang, Sejumlah Warga Nagari Tanjung Sani Mengungsi

Rakyatmerdekanews.com – Agam Sumbar – Terjadi luapan air akibat Curah hujan yang cukup tinggi, mengakibatkan banjir bandang di jorong Pantas Nagari Tanjung Sani Kecamatan Tanjung Raya Kab. Agam Prov. Sumatera Barat, Rabu Sore (3/6/2020).

Pada saat itu jalan tertutup lumpur sepanjang 100 meter dengan ketebalan 40 Cm sampai 70 Cm, sehingga jalan raya tidak bisa dilewati.

Maka akibat luapan air yang menutupi jalan dan mengenai rumah penduduk sebanyak 5 unit, diantaranya 2 unit rumah rusak berat milik Samsudin (46 Tahun) pekerjaan tani, yang ditempati 4 orang jiwa. Rumah Imran (53 tahun) sebagai petani dengan jumlah yang menempati sebanyak 5 orang, dengan kondisi rumah (Rusah Berat)

Sedangkan 3 rumah rusak sedang atas nama pemilik Salman (63 thn) dengan jumlah jiwa 4 orang, material lumpur masuk kedalam rumah, dan pemilik Yusmarni ( 42 th) jumlah jiwa 5 orang.

Selanjutnya rumah milik Yurnal ( 71 thn ), jumlah jiwa 2 orang, dengan kondisi rumah rusak Ringan, dimana material lumpur masuk dalam rumah akibat longsor.

Tim BPBD Agam saat menerima laporan kejadian langsung melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan, Nagari dan OPD terkait, Pol PP dan Damkar, PMI serta relawan kebencanaan lainnya.

Tim rescue langsung menuju tempat kejadian peristiwa bersama relawan lainnya untuk melakukan asesmen, pendataan dan mengkaji cepat atas kejadian banjir yang membawa material bebatuan dan kayu serta lumpur yang menutupi jalan.

“Bantuan yang diberikan lebih awal adalah menyelamatkan dan mengevakuasi 17 orang jiwa dan melakukan pembersihan ruangan disekitar lokasi genangan air,” ungkap kalak BPBD Agam, Lutfi AR, SH,.M.Si didampingi Kabid KL, Syafrizal serta Camat Tanjung Raya, Handria yang hadir bersama dilokasi

Dalam evakuasi bencana ini, lutfi mengatakan tim yang terdiri dari BPBD Agam, Satpol PP dan Damkar, TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan, Nagari, PMI, TKSK dan masyarakat.

“Menjelang alat berat sampai kelokasi, selain membersihkan material longsor, kita juga melakukan pendataan”, ujarnya.

(Kardinur. KN)