Thu. Jul 9th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Pelanggar PSBB Diberikan Sanksi Pergub DKI Jakarta No.41 Tahun 2020

Rakyatmerdekanews.com, Jakarta -| Satpol PP Kecamatan Kebon Jeruk terus gencar melakukan pencegahan penyebaran penularan virus covid19, bersama Tigapilar. melakukan penerapan Pergub DKI Jakarta No. 41 Tahun 2020, tentang Pengenaan sanksi terhadap pelanggaran pelaksanaan PSBB dalam penanganan covid-19.

Kasatpol PP Kecamatan Kebon Jeruk Yudistira Adi Nugraha menjelaskan,” Sudah ada beberapa langkah tahap yang dilakukan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan sekarang petugas satpol PP menerapkan tahap ke tiga (3) yaitu pengenaan sanksi pelanggaran peraturan PSBB sesuai dengan Pergub DKI Jakarta yang berlaku., kamis (04/06/20).

Sambungnya, sebelum turunnya Pergub No.41 Tahun 2020, jauh sebelumnya sejak bulan maret kami juga sudah melakukan sosialisasi bahayanya penularan covid-19 kemasyarakat.

” Jadi apabila ada warga yang kedapatan melanggar akan di kenakan sanksi berupa denda administratif atau sanksi kerja sosial membersihkan sarana prasarana umum ” ungkapnya.

Selain dari itu, data hasil jumlah pelanggaran PSBB Pergub No.41 tahun 2020, untuk sementara hasil pengenaan sanksi yang dilakukan anggota Satpol PP Kecamatan Kebon Jeruk mulai dari tanggal 24 April sampai tanggal 29 Mei 2020, berjumlah 254 pelanggaran yang terdiri dari sanksi teguran tertulis sebanyak empat puluh delapan (48), satu (1) tempat usaha yang di segel untuk sementara waktu, sanksi benda administratif sebanyak seratus dua puluh enam (126) dan sanksi kerja sosial pembersihkan sarana dan prasana umum sebanyak tujuh puluh sembilan (79) pelanggar ” paparnya.

Tujuan pengenaan sanksi bagi pelanggar ini untuk memberikan penyadaran warga harus selalu mentaati peraturan pemerintah dalam rangka penanganan covid19 cepat teratasi ” kata Yudistira Kasatpol PP Kecamatan Kebon Jeruk kepada awak media diruang kerjanya., kamis (04/06/20).

” Selalu gunakan masker, hindari berkerumunan masa, selalu ikuti protokol kesehatan yang dianjurkan oleh petugas dan pihak pemerintah ” pesan nya., (Efendizes).