Sat. Sep 26th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Pemerintah Salurkan Bantuan Terdampak Covid-19, Kades Cogreg Mad Yusup. S Berikan Apresiasi

Rakyatmerdekanews.com, Bogor – Bantuan Pemerintah ditengah Wabah pandemi (Covid-19) telah dikucurkan bagi masyarakat yang terdampak, dengan demikian ucapan terima kasih, bagian bentuk rasa syukur, atas perhatian juga kepedulian Pemerintah untuk Rakyatnya, dalam hal ini ucapan tersebut juga diutarakan Kepala Desa (Kades) Cogreg Kecamatan Parung Kebupaten Bogor Mad Yusup. S.

Selain berterima kasih, intinya saya bersyukur dengan bantuan yang diberikan Pemerintah baik Daerah maupun Pusat kepada warga Desa Cogreg tutur Mad Yusup. S kepada wartawan diruang kerjanya senin (29/06/2020).

Mad Yusup. S mengatakan dari jumlah 4800 Kartu Keluarga (KK) yang terkena dampak Covid-19, hampir 4000 KK lebih warga Cogreg sudah menerima bantuan, adapun bantuan tersebut ber-variasi diantaranya Bantuan Presiden (Banpres), Bantuan Gubernur (Bangub) dan Bantuan Bupati (Banbup) dan bantuan lainnya.

Lebih lanjut Mad. Yusup. S menjelaskan sejauh ini kita masih berusaha agar Warga Desa Cogreg yang belum menerima bantuan juga dapat merasakannya, yang kita lakukan seperti membuat Proposal bantuan yang ditujukan kepada donatur-donatur, atau Dinas yang memberikan Kouta bantuan, serta lintas Partai pada dasarnya kita selalu berupaya.

Untuk Bantuan Langsung Tunai Desa (BLTD) Desa Cogreg sudah tahap kedua, tahap ketiga sedang dalam proses, nanti kita bagikan berdasarkan waktu, Tahap pertama 176 KK, ke-dua juga sama 176 KK, mengenai Infrastruktur Desa Cogreg masih menyisakan dua titik yaitu pembangunan jalan dan jembatan jalan, itupun jika tidak ada perubahan anggaran, karena kita tidak bisa memastikan situasi Pandemi Covid-19 kapan akan berakhir, begitupun kondisi di masyarakat seperti apa kedepannya, terang Mad Yusup. S.

Mad Yusup. S berharap, Covid-19 segera berakhir, sehingga segala aktifitas kembali normal begitupun pelayanan di Desa bisa berjalan maksimal selain itu potensi yang ada di wilayah mampu dikembangkan, besar kemungkinan yang ingin ber-investasi di Desa Cogreg tidak terhambat dengan permasalahan Covid-19, imbuhnya. (Agus.G)