Tue. Jul 14th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Bupati : MUI Harus Makin Cermat Sikapi Perkembangan dan Tuntutan Peradaban

Rakyatmerdekanews.com – Purworejo —
Sebagai mitra Pemerintah Daerah (MUI) Majelis Ulama Indonesia diminta untuk terus memberikan masukan dan solusi terhadap permasalahan pembangunan didaerah serta semakin cermat menyikapi berbagai perkembangan dan tuntutan peradaban.

Demikian disampaikan Bupati Purworejo H Agus Bastian SE MM saat membuka Musyawarah Daerah Majelis Ulama Indonesia (MUSDA MUI) tahun 2020 Kabupaten Purworejo, Selasa (30/6/2020).

Hadir dalam acara tersebut Kepala Kemenag Purworejo Drs H Bambang Sucipto MPdI, KH Achmad Al Nawawi, KH R Abdul Hakim Chamid, Ketua FKUB KH Djunaedi Djazuli, pimpinan Ormas Islam dan pengurus MUI se Kabupaten Purworejo.

Bupati menjelaskan jika peran MUI sangatlah penting dalam menciptakan keharmonisan. Fungsi yang paling nyata, MUI menciptakan hubungan harmonis interen umat Islam dan antar umat beragama lain, termasuk umat Islam dengan pemerintah.

Menurutnya, pelaksanaan Musda MUI Kabupaten Purworejo ini memiliki makna yang strategis sebagai wujud penyehatan dan pengembangan organisasi dan kiprah MUI Kabupaten Purworejo. Selama ini MUI , dinilai telah berhasil dalam membangun dan mengembangkan suasana intelektual kaum muslimin di Kabupaten Purworejo ujarnya.

“Di masa masa New Habit MUI Kabupaten Purworejo juga diminta membantu Pemkab Purworejo untuk ikut menyadarkan masyarakat akan pentingnya displin. Disiplin beraktifitas dengan kebiasan baru dengan tetap mengutamakan kedisiplinan melaksanakan aktifitas sesuai protokol kesehatan. Yakni memakai masker, cuci tangan pakai sabun, dan pysical distancing atau jaga jarak,” harap Agus Bastian.

Dengan bersama-sama menerapkan disiplin menerapkan protokol kesehatan dengab baik, diharapkan akan dapat menekan penularan virus covid. “Saya percaya kedisiplinan tersebut, juga atas kerjasama dukungan dan doa umat muslim, sehingga Kabupaten Purworejo bisa menekan angka penderita covid,” katanya.

Sementara itu Ketua MUI Kabupaten Purworejo KH Machin Sadzali yang ditunjuk untuk meneruskan Almarhum KH Abdullah Sarkowi menjelaskan, Musda MUI dipercepat karena kondisi. Masa bakti seharusnya berakhir pada April 2021, namun atas pertimbangan dan masukan dari pengurus MUI dan izin MUI semarang Musda dipercepat.

Kurang berjalannya organisasi MUI sepeninggal ketua MUI KH Abdullah Sarkowi serta adanya pandemi Covid-19 menjadi pertimbangan Musda dipercepat. Diharapkan kedepan MUI dapat lebih eksis dalam berperan terutama dalam membawa umat di Purworejo menjadi lebih baik.

“Kita semua berharap adanya Musda akan membuahkan keputusan yang baik, semoga dukungan dari Pemkab terus mengalir sehingga MUI semakin samangat,” ujar Machin Sadzali.

OywDalam kesempatan yang sama Kepala Kemenag Purworejo Drs H Bambang Sucipto MPdI saat memberikan sambutan mengatakan bahwa ada tiga gerakan MUI. Yakni gerakan membina umat melalui Islam wasakiyah yang mengajar secara sukarela, tidak ego, tidak fanatik dan dapat menerima perbedaan.

Kedua gerakan memberdayakan umat, agar umat tidak menjadi umat yang miskin dan dapat memberdayakan ekonomi di masyarakat. Ketiga menyatukan umat dari perpecahan.
“Mudahan-mudahan tema Mewujudkan masyarakat yang berkualitas (khaira ummah) menuju Kabupaten Purworejo yang aman, damai, adil dan makmur yang diridhai Allah SWT dapat terwujud,” kata Bambang.
(Kun)