Fri. Aug 7th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Kepala Disdikpora Kota Pariaman,  Pembelajaran Bahasa dan Sastra Minangkabau

Rakyat Merdeka News.Com Pariaman Sumbar — Mulai hari ini Kamis (16/7) semua anak didik SD, SMP/MTS sederajat di Kota Pariaman akan belajar bahasa dan sastra minangkabau yang merupakan muatan lokal wajib di setiap sekolah. Hal ini telah disetujui dan muatan lokal ini juga dilounching langsung oleh Walikota Pariaman Genius Umar.

“Hari ini Walikota Pariaman melounching muatan lokal bahasa dan sastra minangkabau, itu artinya dunia pendidikan di Kota Pariaman telah resmi melaksanakan pembelajaran bahasa dan sastra minangkabau untuk tingkat SD, SMP/MTS sederajat di Kota Pariaman. Untuk PAUD/TK juga akan dilaksanakan pembelajaran serupa namun dengan metode yang berbeda, “ ungkap Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman Kanderi hari ini Kamis (16/7) usai lounching Kurikulum muatan lokal bahasa dan sastra minangkabau.

Pemerintah Kota Pariaman melalui Disdikpora Kota Pariaman telah menyiapkan semua kebutuhan untuk kelancaran pembelajaran ini. Mulai dari buku bahasa dan sastra yang telah ada sampai guru mata pelajaranpun telah dipersiapkan.

“Alhamdulillah semua pendukung pembelajaran ini telah siap. Hari ini seluruh SD, SMP/MTS telah melaksanakan pembelajaran bahasa dan sastra Minangkabau dengan jadwal pembelajaran 2 (dua) jam dalam seminggu. Ini memang terkesan sedikit karena saat ini kita baru memulai pelajaran tatap muka di Kota Pariaman dalam era new normal,” tambahnya.

Saat ini mulai dari kurikulum, materi sampai tenaga pendidik telah disiapkan. Untuk tenaga pendidikan, Kota Pariaman mempunyai guru dengan latar belakang pendidikan sarjana bahasa dan sastra minang dan sudah ditempatkan di seluruh sekolah di Kota Pariaman.

“Meskipun saat ini sudah ada tenaga pendidik di bidangnya, namun kami tidak pungkiri bahwa kami juga masih ingin menambah tenaga pendidikan lagi untuk kelancaran pembelajaran ini sehingga mata pelajaran bahasa dan sastra Minangkabau bisa efektif dijalankan, “ ujarnya.

Untuk mensuksekan kurikulum ini, Pemerintah Kota Pariaman juga telah melakukan kerjasama dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas Padang. Ini membuktikan bahwa Kota Pariaman betul – betul serius ingin terus melestarikan budaya Minangkabau di zaman serba teknologi ini.

Pembelajaran bahasa dan sastra Minangkabau dilaksanakan dengan latar belakang Peraturan Daerah Kota Pariaman Tahun 2019 tentang Pendidikan, Peraturan Walikota Pariaman Tahun 2020 tentang Penerapan Mata pelajaran Bahasa dan Sastra Minang sebagai muatan lokal wajib bagi SD dan SMP/MTS sederajat di Kota Pariaman.

“Adapun maksud dan tujuan pembelajaran bahasa dan sastra minang ini adalah untuk mengakomodir pembelajaran bahasa dan sastra minangkabau yang kehilangan mata pelajarannya sejak diberlakukan kurikulum 2013, adanya ketidaksesuaian lulusan S1 yang diproduk oleh berbagai perguruan tinggi tentang mata pelajaran yang diajarkan sekolah karena selama ini mata pelajaran budaya alam minangkabau diajar oleh guru berpendidikan bahasa dan sastra minangkabau, “ terangnya.

Ia berharap semua guru, anak didik dan orang tua bisa memanfaatkan dengan baik pembelajaran bahasa dan sastra minangkabau ini, sehingga anak – anak kita hingga dewasa nanti tidak akan melupakan adat istiadat di minangkabau.(dewi lestari/KN)