Mon. Aug 3rd, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

GPRI Terapkan Militansi Kepada Anggotanya, Ayo Berjalan ke Arah yang Benar 

Foto: Rike Ependi, ketua DPC LSM GPRI.

RMnews, Way Kanan – Menjaga marwah lembaga di mata pemerintah dan masyarakat merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh seluruh jajaran Gempar Peduli Rakyat Indonesia (GPRI). Dan yang harus di ingat, GPRI tidak mentolerir setiap pengurus dan anggota yang berpikir picik yang ujung-ujungnya merusak citra lembaga itu sendiri.

GPRI dibangun tidak semata-mata hanya untuk mencari uang, tapi seperti namanya peduli rakyat Indonesia, baik dalam kegiatan sosial, pendampingan hukum bagi masyarakat melalu LBH GPRI, juga harus menjadi mitra pemerintah yang bisa bersama-sama membangun NKRI yang beradab.

Dan yang tidak kalah penting, GPRI juga harus tampil sebagai kontrol bagi semua lapisan yang profesional, kepada pemerintah, dan juga mengontrol sesama anggota yang berupaya bermain api melalui lembaga dan bermuara pada perusakan citra GPRI.

Setiap pemegang kartu keanggotaan GPRI, ayo berjalan di arah yang benar dan jangan coba azas manfaat dan berbuntut mengecewakan pada pada lembaga, setiap anggota harus menjaga nama baik ketuanya, dan semua harus memelihara sifat militansi pada DPC, karena wajib adanya sifat militansi untuk sesama jajaran, maka jangan harap GPRI bisa berjalan di tangan kalian.

Demikian ditegaskan ketua DPC LSM GPRI Rike Ependi, dalam menanggapi beredarnya informasi di lapangan akan ada oknum perilaku anggota GPRI yang bertindak semaunya dan terkesan merusak citra lembaga, bahkan ingin berupaya menzolimi lembaga sebelum ini terjadi maka DPC GPRI  mengambil sikap preventif terhadap anggota agar jangan sampai ini terjadi di jajaran LSM GPRI, (2/8).

Ketua DPC mengingatkan, dikala mendapatkan kuasa dari klien minimal konfirmasi pada dpc dan tidak di izinkan bawa-bawa nama dpc tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu, kalau di libatkan untuk kebenaran dan profesional kerja tidak masalah ihklas saja.

Namun jika akhirnya bermuara pada tidak benar agar untuk kedepannya jangan libatkan nama ketua DPC atau lembaga.

“Karena jika hanya buat niat jahat dan merugikan orang jangan libatkan saya, kalau saya di zholimin dengan selalu mengatasnamakan saya dan lembaga maka saya pastikan suatu saat kena batunya dan saya tidak akan bertanggung jawab dan jangan menyalahkan orang tapi salahkan atas perbuatan diri sendiri” tegas Rike lagi.

Jangan bermain api kalau tidak siap terbakar, Lembaga di ciptakan bukan untuk mencari uang dengan cara merugikan orang/ masyarakat, lembaga di ciptakan untuk menggali potensi yang Rill dan halal dengan tidak merugikan orang/masyarakat,

Kalau mau urus perkara silahkan, namun urus yang benar, kalau minta BOP sebagai kuasa klien silahkan tapi yang masuk akal dan profesional, pesannya.

Namun kewajiban kita sebagai kuasa klien harus di kerjakan secara profesional jangan sampai ngambil BOP namun pekerjaan di abaikan atau di lalaikan. Semua urusan yang terkait kelembagaan wajib yang benar sesuai UU.. Kalau menyimpang dengan UU dan ADRT maka di pastikan OKNUM GPRI.

Sudah banyak terjadi di lapangan nah saya wajib ingatkan agar jangan terjadi pada anggota GPRI, karena kalau sudah tersandung dengan hukum urusannya panjang apalagi DELIK ADUAN di pastikan RIBET. sayangi diri sendiri, keluarga dan lembaga. (Adv/Pen)