Sun. Sep 27th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Wujudkan Zona Intergritas, Pengadilan Militar 1-06 Banjarmasin Terus Berinovasi

Banjar — Pengadilan Militer I-06 Banjarmasin merupakan salah satu badan peradilan yang melaksanakan kekuasaan kehakiman untuk memeriksa dan memutus perkara pidana bagi Prajurit TNI yang memiliki wilayah hukum Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah.

Seiring dengan lajunya perkembangan reformasi modernisasi lembaga peradilan yang sangat berdampak pada empat badan peradilan, termasuk Pengadilan Militer I-06 Banjarmasin yang mulai melakukan reformasi peradilan.

Banyak upaya pembenahan dan perubahan sistem yang sudah dilakukan Pengadilan Militer I-06 Banjarmasin dengan pencapaian dalam perkembangan reformasi, yaitu,
• pertama, Mendapatkan sertifikat International Organization for Standardization (ISO-9001:2015) Sistem Manajemen Mutu dari National Quality Assesment NQA yang berpusat di Amerika Serikat (USA) pada tanggal 16 Maret 2018 sebagai wujud komitmen meningkatkan standar mutu pelyanan pengadilan yang diakui secara internasional.

• kedua, Mewujudkan Performa / Kinerja Peradilan Indonesia yang unggul/prima (Indonesia Court Performance Exellent – ICPE), Pengadilan Militer I-06 Banjarmasin pada tanggal 25 – 27 Juni 2018 dengan melaksanakan Akreditasi Penjaminan Mutu yang dilakukan oleh Tim Assesor Ditjen Badilmiltun MARI dan mendapat hasil A “Excellent”

• ketiga, Penerapan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (One Gate Integrated Service) yang transparan dan akuntabel sebagai salah satu solusi, meliputi semua urusan administrasi baik bidang teknis maupun non teknis dengan tujuan mewujudkan proses pelayanan cepat, mudah, transparan, terukur sesuai dengan standar yang ditetapkan serta memberikan pelayanan yang prima, akuntabel, dan anti korupsi, kolusi, nepotisme.

Pengadilan Militer I-06 Banjarmasin telah menerapkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (One Gate Integrated Service) sejak tanggal 10 September 2018

• ke empat, Menjadi salah satu satker terpilih dari 63 pengadilan di empat lingkungan peradilan di bawah Mahkamah Agung yang dianugerahi predikat wilayah bebas dari korupsi (WBK) oleh Kemenpan RB pada Tahun 2019.

Selain itu,  di tahun 2020 dibawah kepemimpinan Kadilmil Letnan Kolonel Chk Edfan Hendrarto, S.H., Pengadilan Militer I-06 Banjarmasin diberikan kepercayaan kembali oleh Mahkamah Agung untuk mengikuti penilaian Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang merupakan lanjutan dari Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Ini menjadi suatu tantangan baru di Pengadilan Militer I-06 Banjarmasin untuk bisa memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat khususnya para pencari keadilan.

Berbagai upaya telah dilakukan Pengadilan Militer I-06 Banjarmasin dalam pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dengan terobosan-terobosan dan inovasi yang sudah diterapkan di Pengadilan Militer I-06 Banjarmasin dengan berbasis Teknologi Informasi diantaranya :

1. Aplikasi Pendaftaran Elektronik (PendE-Kar),
2. Aplikasi Elektronik Arsip (E-Arsip),
3. Aplikasi Sistem Pemberitahuan Sidang dan Informasi Perkara (SANDRA),
4. Aplikasi Email Blast Salinan Putusan Perkara (E-Saputra), dan
5. Aplikasi Survey Elektronik.

Semua dilakukan untuk memberikan pelayanan yang prima dan transparan demi mewujudkan good governance dan clean government yang bersih dan bebas dari KKN.

Sesuai dengan terwujudnya visi Mahkamah Agung yaitu “terwujudnya badan peradilan yang agung”, diperlukan sumber daya manusia yang professional, berintegritas, bekerja keras, berkomitmen dan bekerja sama dengan seluruh aparatur Peradilan.

Selain itu, Pengadilan Militer I-06 Banjarmasin turut serta menciptakan kepercayaan publik yang tinggi karena kinerja instansi pemerintahannya bersih dan terbebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) sehingga pembentukan zona integritas menjadi indikator penting bagi tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan yaitu mengembangkan lembaga pemerintahan yang efektif, akuntabel dan transparan pada semua tingkatan. (Ikh)