Sun. Sep 27th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Oknum Modal Ngaku Anggota, Hajar Pengendara Hingga Babak Belur

Rakyatmerdekanews.com – Deli Serdang – Arogan kendarai minibus dan senggol kendaraan lain di ruas jalan arah pintu masuk Tol Tanjung Morawa, bukan beretikad baik, bahkan hajar pengendaran Pick Up yang disenggolnya dengan tinju hingga mata lebam serta luka robek di plipis kanan, mirisinya, pelaku dengan modal ngaku anggota Polri Biddokkes Polda Sumut, disinyalir Kapolsek Tanjung Morawa melalui piket SPKT enggan terima laporan Polisi Korban, Selasa (04/08/2020).

Bermula pengendara minibus BK1988KEL warna putih melaju dengan kecepatan tinggi dipersimpangan Jalan Lintas Medan-Tanjung Morawa mengarah pintu masuk Tol Balmera diduga hendak mendahului kendaraan pickup BK8133MP yang di kendarai Saripudin menggunakan lajur sebelah kiri, disinyalir tak cukup luas lajur kiri yang dilaluinya, pengendara minibus memaksa mendahului lantas menyenggol kabin kiri pickup yang dikendarai Saripudin.

Selanjutnya tampak percekcokan antar pengendara berlanjut sembari tetap beriringan lambat, setiba di depan pintu masuk Tol Balmera, Saripudin menghentikan Pick Up yang di kendarainya di depan minibus yang di kendarai pelaku penganiaya pongah mengaku sebagai anggota Polri Biddokkes Polda Sumut.

Tak pelak, percekcokan pun memanas hingga memicu kemacetan di pintu masuk Tol Balmera Tanjung Morawa, tepatnya di depan Polsek Tanjung Morawa, setelah beberapa saat antar pengendara adu argument, 2 Oknum petugas Polisi Jalan Raya (PJR) pun datang menghampiri dan melerai percekcokan dibantu Tim Repelita Sumut yang memang berada di TKP.

“Aku Polisi, anggota Biddokkes aku, anak (H_red) aku, capek nanti kau, bapak ku orang Bareskrim Polda Sumut”. Ujar pengendara Minibus dengan nada tinggi berapi-api sembari membabi-buta layangkan pukulan tinju ke wajah Saripudin yang masih duduk di bangku supir.

Keributan mereda, selanjutnya Tim Ormas Repelita Sumut yang memang saat itu telah informasikan langsung kepada Kapolsek Tanjung Morawa (AKP Sawangin_red) agar mengamankan situasi dan kondisi di TKP, setelahnya Tim Repelita bersama 2 Oknum Anggota PJR pun mengantarkan para pengendara untuk selesaikan di Mapolsek Tamora.

“Kita anter tadi ke Polsek Tanjung Morawa, setibanya di Polsek kita jelaskan kepada Piket SPKT Sektor Tanjung Morawa, pelaku penganiaya dalam dugaan Pasal 351 itu kan mengaku anggota Polri Biddokkes Polda Sumut, langsung di amankan ke bagian Reskrim untuk di introgasi, setelah beberapa menit pihak Kepolisian Tanjung Morawa lakukan koordinasi internanya, lanjut kita mintakan Piket SPKT terima laporan Korban, anehnya oknum piket (sugiono_red) mengarahkan terlebih dahulu VER, terkesan enggan terima laporan”. Kata Ketua DPD Repelita Hoko Judho Putra SE.

“Berhubung kami sudah di tuntut jadwal pertemuan dengan klaien di Pengadilan Negeri Medan, kita titip kepada Oknum Perwira yang mengaku Kanit Intel untuk fasilitasi korban membuat laporan, kita juga sampaikan bahwa pengendara minibus yang mengaku anggota Polri Biddokkes Polda Sumut tersebut, saat di TKP tampak jelas melakukan tindakan yang menjurus ke perbuatan percobaan pembunuhan, dengan hendak menabrak Korban dan anggota PJR, terkesan pelaku diluar kontrol”. Lanjutnya menjelaskan.

Terpisah, saat Rakyatmerdekanews.com konfirmasi terkait perkembangan kasusnya, Kapolsek Tanjung Morawa melalui telepon selulernya mengatakan sedang berada diluar kantor, lanjut mumutus saluran telepon dan memblokir nomor kontak Rakyatmerdekanews.com. (HS).