Sun. Sep 27th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

7 RS BUMN Saat Ini Di Kuasai Oleh Holding RS BUMN Pertamedika IHC

 

RakyatMerdekaNews, Jakarta — Pembentukan Holding RS BUMN di harapkan bisa menghasilkan nilai tambah secara ekonomi dan juga menambah public service tetap berjalan.

Hal tersebut di sampaikan oleh Menteri BUMN Eric Thohir saat memberikan sambutan di dalam acara penandatangan akta jual beli antara Pertamedika IHC dengan tujuh BUMN pemilik Rumah Sakit BUMN dalam rangka pembentukan holding rumah sakit BUMN.

“Hari ini kita membuktikan bahwa apa yang kita bicarakan sepuluh bulan yang lalu, bahwa kita memastikan BUMN kita bisa bersaing. BUMN bisa menghasilkan nilai tambah secara ekonomi dan juga menambah public service itu tetap berjalan sampai hari ini. Saya ingin di bawah kluster kesehatan ini bisa menjadi satu group besar,” kata Eric Thohir di Synergy Lounge Kementerian BUMN, Jakarta Pusat pada Jumat (7/8/2020).

Menurut Menteri BUMN Eric Thohir, Kegiatan yang merupakan aksi korporasi ini merupakan bagian dari roadmap pembentukan Holding RS BUMN yang telah dimulai sejak tahun 2018 melalui pengambilalihan saham mayoritas Rumah Sakit Pelni.

“Bila sudah kita bangun sinerginya sesuai strateginya Indonesia Sehat, Indonesia Bekerja dan Indonesia Tumbuh akan menjadi sebuah kepastian dan tidak mungkin saya bisa bekerja sendiri tanpa dukungan semua pihak,” tambahnya.

Acara penandatangan akte jual beli ini dihadiri oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, serta para Direktur BUMN.

Penandatanganan ini sebagai tindak lanjut dari rencana Menteri BUMN Erick Thohir untuk mengonsolidasikan rumah sakit BUMN ke dalam holding.

Baca juga : PUPR Akan Selesaikan Bendungan Napun Gete di Sikkan NTT Lebih Cepat

Adapun 7 Perusahaan BUMN tersebut adalah PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sebagai pemegang saham PT Krakatau Medika; PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) sebagai pemegang saham PT Rumah Sakit Pelabuhan; PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) sebagai pemegang saham PT Pelindo Husada Citra; PT Perkebunan Nusantara X sebagai pemegang saham PT Nusantara Medika Utama. Dalam menghadapi rangkaian proses aksi korporasi, Pertamedika IHC didampingi oleh PT Danareksa Sekuritas beserta konsultan pendukung lainnya. (Surya/Red).