Mon. Sep 21st, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Tangkal Hoax, PT KABAR Media Indonesia Gelar Seminar Jurnalistik Lamongan 2020

Lamongan – PT KABAR Media Indonesia menggelar seminar jurnalistik untuk para milenial.
Giat itu mengusung tema, “MeWartawankan Masyarakat dan Memasyarakatkan Wartawan”
Ttidak kurang dari 50 orang peserta dari berbagai kalangan mengikuti kegiatan yang diadakan di Lamongan Sport Centre(LSC) Lamongan, Jawa Timur, Minggu (8/08).
Materi pelatihan yang diberikan seputar dasar-dasar jurnalistik mulai dari menulis, fotografi,teknik videografi,dan pelatihan dasar kode etik.
Pemimpin umum Redaksi Kabarone.com Amin Santoso menjelaskan,acara Pelatihan Jurnalistik untuk masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada generasi milenial, bukan hanya sekadar membuat berita atau konten,tetapi juga diberikan pelatihan bagaimana cara pencegahan tentang berita-berita palsu atau hoax.
“Dalam pelatihan ini kita sebagai pers punya fungsi untuk mengedukasi maksyarakat khususnya para milenial. Bukan hanya membuat konten tetapi juga bagaimana melakukan verifikasi terhadap berita-berita hoax,” katanya.
Generasi saat ini khususnya para milenial punya akses yang lebih untuk mendapatkan beragam informasi. Beragam platform sudah tersedia secara bebas, baik itu cetak ataupun online. Sehingga, ia berharap dengan adanya edukasi dan keterampilan yang baik, para milenial mempunyai kesempatan untuk lebih produktif dalam membuat berita informasi.

Menurut mantan PWI Bojonegoro Ariyoko dan juga selaku mengisi acara pada seminar Jurnalistik Lamongan,”Saya sangat setuju sekali di adakan seminar Jurnalistik Lamongan, maka kita beri edukasi untuk bisa membuat dan menyalurkan berbagai konten sehingga menjadi generasi yang produktif dan memberikan banyak warna yang sangat baik dalam dunia informasi,” jelasnya.

Lebih Lanjut Edi Kuncoro Biro Kabarone.com daerah Bojonegoro dan juga sebagai Moderator berharap Pelatihan Jurnalistik Untuk Mewartawankan Masyarakat ini bisa menjadi kegiatan yang rutin dan bisa digelar di berbagai daerah atau tempat-tempat lain. Sehingga, bisa lebih menjangkau masyarakat untuk mendapatkan edukasi yang baik tentang dunia jurnalistik.

“Mungkin bisa digelar di tempat lain supaya makin luas dan menjadi suatu gerakan edukasi yang baik kepada masyarakat terutama untuk masyarakat milenial,” pungkasnya. (As)