Tue. Sep 29th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Memutus Mata Rantai Covid-19, Wakapolri Rangkul Masyarakat dan Preman

RMnews, Jakarta – Pernyataan Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono merangkul tokoh mayarakat dan preman. Hal ini sebagai bentuk ajakan agar semua elemen bisa patuh dan raat pada Protokol Kesehatan, Senin (14/09/2020).

Menurut pakar Hukum Pidana Dr. Azmi Syahputra SH, MH , pernyataan Wakapolri Gatot , soal pemberdayaan jeger di pasar agar pedagang dan pengunjung pasar taat patuh kepada Protokol Kesehatan Covid-19, harus dipahami Bahwa dalam setiap komunitas selalu ada tokoh-tokoh yang dipandang dan menjadi panutan bagi masyarakat.

Menjadikan tokoh yang dipandang dalam komunitas perintah menjadi lebih efektif. Bahkan, seringkali tanpa harus memberikan ancaman atau sanksi jika tokoh terpandang di komunitasnya melakukan suatu tindakan, akan langsung dicontoh oleh anggota komunitas.

Dalam sosiologi, ini dapat terjadi karena ada relasi patron and client, relasi saling tergantung, atau dalam pendekatan lain, karena rasa dalam group dan luar group, kalau tidak mengikuti tokoh seperti bukan dari bagian group.

“Ya, jadi bukan soal premannya tetapi kepada seluruh tokoh komunitas apa saja, ayo kita patuhi protokol kesehatan, karena ancaman Covid-19 itu nyata, “pungkas dia. (Fachri)