Tue. Sep 22nd, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Tabir Temuan Mayat Perempuan di Kebun Tebu Terungkap, Pelaku Pembunuhan Teman Dekat

Magelang — Tabir penemuan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan yang sudah membusuk dan dalam keadaan kering pada hari Senin tanggal 14 September 2020 pukul 07.00 wib di Kebon tebu Dusun Semampir Rt. 01, Rw. 01, Desa Pasuruhan, Kec. Mertoyudan, Kab Magelang akhirnya terungkap.

Pengungkapan kasus tersebut berkat kerja keras Team Resmob Polres Magelang yang melakukan serangkaian penyelidikan, kemudian, Selasa tanggal 15 September 2020 sekitar pukul 06.30 wib telah menangkap pelaku  yang berinisial FLB (23 th) diduga telah melakukan pembunuhan terhadap Tri Utmawati 29 th (korban) warga Dusun Jamblangan, Rt. 04 Rw. 05, Kel./Kec. Srumbung, Kab. Magelang.

Hal itu disampaikan Kapolres Magelang AKBP Ronald A. Purba S.I.K, M.Si dihadapan media, Rabu (16/9/2020).

Lebih lanjut Kapolres dalam penjelasannya mengatakan bahwa tersangka melakukan pembunuhan di kamar tidur rumahnya yang beralamat Dsn. Semampir, Rt. 01 Rw. 01, Ds. Pasuruhan, Kec. Mertoyudan, Kab. Magelang pada hari Kamis tanggal 03 September 2020, sekitar pukul 11.00 Wib lalu.

Setelah mendapat informasi warga, Team Resmob Polres Magelang melakukan serangkaian penyelidikan, kemudian pada hari Selasa tanggal 15 September 2020 sekitar pukul 06.30 wib telah menangkap pelaku yang diduga telah melakukan pembunuhan, selanjutnya dari keterangan tersangka dapat disita barang bukti yang terkait dengan perkara pembunuhan tersebut.

Dalam keterangannya, tersangka melakukan pembunuhan terhadap korban dengan cara dicekik.

” Saat korban tiduran terlentang dikamar tersangka, tersangka menanyakan terkait hutang uang sejumlah Rp. 3,5 juta ke korban, namun dijawab “sabar mas rausah crewet aku lagi golek”, karena sakit hati kemudian tersangka langsung menindih korban, dan leher korban dicekik dengan tangan kanannya sedangkan tangan kirinya membekap mulut korban, sedangkan kedua kaki tersangka menahan kedua tangan korban dengan cara ditindih, selanjutnya setelah korban lemas dan dipastikan sudah meninggal tersangka melepas cecekikannya ” terang Kapolres.

” Setelah itu korban di pindah dengan cara dibopong, namun karena tersangka tidak kuat, dan sempat terjatuh dibelakang rumah, selanjutnya korban diseret dengan dipegangi kakinya kearah kebun tebu yang berada sekitar 20 meter dari pojok belakang rumahnya” imbuhnya.

Dalam hal ini Polres Magelang juga mengamankan sejumlah barang bukti baik milik korban dan pelaku. Pada kesempatan itu Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada Team Resmob Polres Magelang yang telah berhasil mengungkap kasus tersebut kurang dari 24 Jam.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman penjara Maksimal 15 tahun.