Fri. Oct 30th, 2020

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Hari Jadi ke- 19, DPRD Kota Tasikmalaya Gelar Rapat Paripurna 

Rakyatmerdekanews.com – Kota Tasikmalaya – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tasikmalaya Gelar’ Rapat Paripurna dalam rangka Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke 19. Bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD kota Tasikmalaya, Jumat (16/10/20).

Anggota DPRD kota Tasikmalaya dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) Dede Muharam mengatakan dengan Hari Jadi Kota Tasikmalaya yang ke-19 merupakan sebuah cerminan untuk lebih semangat kita untuk menyelesaikan persoalan persoalan itu, karena hari esok harus lebih baik dari hari ini, Insya Alloh Dede Muharam siap untuk di mulai.”Pungkas Dede Muharam

Ketua DPRD kota Tasikmalaya H.Aslim, SH ketika diwawancarai usai mengikuti rapat paripurna peringatan hari jadi kota Tasikmalaya ke 19 mengatakan bahwa, ditengah pandemi covid-19 dalam memapak usia ke 19 tahun Pemkot Tasikmalaya ternyata sangat berdampak kepada sejumlah pembangunan yang harus tertunda, pasalnya ada instruksi dari pusat dengan terbitnya SKB Mentri keuangan dan Mentri dalam negri terkait anggaran harus direcofusing untuk dipakai Penanganan covid-19.”Ujar Aslim.

Aslim menambahkan sehingga pembangunan yang sudah direncanakan dari awal tentunya banyak yang tertunda, karena anggarannya harus dialokasikan untuk Penanganan covid-19. Pembangunan itu harus ada anggaran, sehingga kedepan dalam penganggaran tersebut harus jadi skala prioritas pembangunan kegiatan yang sudah direncanakan dari awal itu harus bisa dilanjutkan kembali jangan malah merencanakan yang lain. Saat ini untuk Penanganan covid-19 itu sudah digelentorkan untuk BTT sekitar Rp. 80 miliyar, dana tersebut bersumber dari recofusing yang ada di Pemkot Tasikmalaya.” Pungkas Aslim

Sementara Walikota Tasikmalaya Drs.H.Budi Budiman mengakui ekses covid-19 sangat berdampak terhadap pembangunan karena anggarannya difokuskan untuk penanganan covid-19, termasuk anggaran yang bersumber dari APBD Kota Tasikmalaya bagi Bansos.”Tandas H.Budi Budiman

Lanjut H.Budi , terkait pasien covid-19 pada 16 Oktober 2020 ini total kasus ada 343 orang, sembuh 234 orang, yang meninggal dunia 12 orang. Perawatannya ada yang di RSUD dr Soekarjo, Rumah Sakit lain dan di Rusunawa milik Universitas Siliwangi.”Pungkas Walikota Tasikmalaya H.Budi Budiman. (D.SUHENDAR)