Fri. Jan 15th, 2021

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Walikota Minta UKS Jadi Garda Terdepan Kawal Pelaksanaan Pembelajaran 

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi saat membuka pelatihan guru UKS.

Kota Sukabumi, RakyatMerdekaNews – Walikota Sukabumi, Acmad Fahmi, membuka pelatihan guru, Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)/Madrasah Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2020 di Hotel Santika Sukabumi, Senin (23/11).

Kegiatan ini jadi ajang persiapan dalam menghadapi pendidikan tatap muka di sekolah pada Januari 2021, karena UKS/UKM jadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 di sekolah.

Pelatihan yang digagas Bagian KesRa SetDa PemKot Sukabumi ini mengambil Team; Pola Hidup Bersih dan Sehat mewujudkan Kota Sukabumi yang religius, nyaman, dan sejahtera. ”

Transfer pengetahuan di sekolah, sejatinya bukan hanya ilmu eksak atau sosial, tetapi lebih jauh lagi menyentuh pada perilaku, attitude, budaya dan karakter,” ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi.

Sehingga trias UKS; yakni pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah, bersih dan sehat harus diaktivasi mulai tingkat TK, SD, SMP hingga SMA. Harapannya mereka memiliki kesepahaman pada perilaku budaya yang diajarkan sejak dini kepada masyarakat.

” Pelatihan ini dalam kerangka memiliki kesepahaman, khususnya pengelola UKS, mari bersemangat, karena rencananya Januari 2021 pendidikan tatap muka bisa dilaksanakan di semua jenjang pendidikan,” kata Fahmi. Terutama apa yang harus disiapkan pengelola UKS sebagai gugus tugas Covid-19 tingkat sekolah dan madrasah.

Sehingga kata Fahmi, momen ini sangat pas dalam mendesain, dan membuat pola ketika pembelajaran tatap muka di Januari di masa new normal. Dalam pelatihan ini ada sebanyak 600 orang pengelola UKS yang dilatih selama lima hari secara bergantian.

” Pengelola UKS jadi garda terdepan di level pendidikan dalam penanganan Covid-19 di sekolah, ” Mari berkolaborasi untuk menjaga anak didik,” kata Walikota. Waktu selama satu setengah bulan ke depan dimaksimalkan dalam menyambut pembelajaran tatap muka sebagai wujud komitmen dan kemampuan menjadi hal utama.

Rencananya PemKot akan memantau UKS dan UKM ketika pembelajaran dilakukan untuk bahan evaluasi. Langkah ini terkait perilaku budaya dan dampak yang timbul pasca dibukanya pendidikan tatap muka. (HP)