Mon. Mar 1st, 2021

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Keterbukaan Informasi Publik Soal Sarana Air Bersih di Kampung Cisalak Dipertanyakan?

RMnews, Lebak – Rencana anggaran biaya realisasi pembangunan sarana prasarana Sarana Air Bersih (SAB) di kampung Cisalak RT. 002/RW. 003, desa Cireundeu, kecamatan Solear, kabupaten Tanggerang, Banten dinilai tidak ada keterbukaan, tak heran jika kondisi ini menimbulkan polemik ditengah masyarakat.

Praktis hal ini sangat bertolak belakang dengan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik menggaris bawahi bahwa salah satu elemen penting dalam mewujudkan penyelenggaraan negara yang terbuka adalah hak publik untuk memperoleh Informasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

RAB pembangunan sarana prasarana sarana air bersih di kampung Cisalak, desa Cireundeu disinyalir tidak pernah berhasil dimunculkan. Selain juga diperlukan transparansi terkait Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD).

Saat dikonfirmasi media disekitar persoalan RAB, (22/01), kepala desa (Kades) Rosid terkesan memingpong, suruh tanya sana sini. Apalagi yang memiliki kewenangan antara Kades dengan TPK, maupun Tim Pelaksana Kegiatan terkesan pasif. Sementara dalam undang-undang Desa No. 6 Tahun 2014 mengamanatkan bahwa terkait realisasi dana desa yang sumbernya dari APBN dan APBD atau DBH harus terbuka dan transparan kepada publik.

Masyarakat di kawasan itu berharap kepada Badan Permusyawaratan Desa Cireundeu untuk lebih pro aktif dalam mengawal dana desanya jangan sampai main mata dengan kepala desanya. Demi terbukanya informasi publik terkait dana desa, Inspektorat pemda setempat harus memanggil kepala desa yang dianggap tidak mengindahkan amanat undang-undang desa No 6 Tahun 2014. (H. Sarna/Cecep)