Mon. Sep 20th, 2021

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Akhirnya Gedung Yayasan Husnul Khotimah Indonesia Pondok Aren Diberikan Garis Polisi

Rakyatmerdekanews.com – Tangsel – Kantor Yayasan Husnul Khotimah Indonesia (HKI) di Jalan Tentara Pelajar RT 03 RW 01, Kelurahan Parigi Baru, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jumat lalu (18/03/21) sekitar pukul 18.30 Wib digeruduk warga masyarakat sekitar lingkungan Kantor HKI itu berdiri.

Warga masyarakat lingkungan sekitar mendesak agar Kantor Yayasan Husnul Khotimah Indonesia ditutup dan diberhentikan kegiatannya.

Hal ini disampaikan oleh salah satu Tokoh Masyarakat yaitu H Yahya, saat ditemui awak media pada Hari Minggu (21/03/21) beliau mengatakan, Warga sudah habis kesabarannya, sebelumnya itu sudah pernah 3 kali mediasi, antara warga dengan pihak Yayasan HKI di kantor Kelurahan Perigi Baru, tapi Sayangnya, pihak Yayasan HKI sekaligus Pemilik Yayasan HKI Abdul Rojak bersikeras menolak tuntutan warga yang meminta penutupan operasional, pihak Yayasan pun sampai saat ini tidak bisa memberikan bukti legalitasnya.

Lanjut H Yahya, Yayasan yang berkedok pemondokan yatim-piatu tersebut juga menyediakan pengurusan jenazah dari mulai pemandian, pemakaman dan pengiriman tanpa izin lingkungan, disinyalir jenazah – jenazah tersebut dari beberapa Rumah Sakit.

Banyak kejanggalan yang dilakukan oleh Pihak Yayasan HKI, diantaranya mempekerjakan sekitar 30 anak di bawah umur untuk menyebar amplop amal diberbagai tempat.

Saat ini Pemilik Yayasan Husnul Khotimah Indonesia (HKI) sudah diamankan oleh pihak kepolisian yaitu Polsek Pondok Aren untuk penyelidikan lebih lanjut dan Kantor Yayasan Husnul Khotimah berlantai tiga tersebut saat ini sudah di berikan garis polisi,”jelas H Yahya.

Ditempat berbeda, salah satu warga pun ikut menyampaikan, ya kami warga lingkungan sudah sangat kesal, warga sudah hilang kesabaran atas ulah mereka karena sudah 3 kali dilakukan mediasi tapi masih saja Yayasan ini beroperasi.

“Kami khawatir di jaman pandemi Covid 19 ini, mereka menerima jenazah dari mana saja, bahkan bukan dari warga Perigi Baru, setiap hari dari pagi bahkan sampai tengah malam mereka masih mengurusi, memandikan jenazah di dalam Gedung Yayasan, sampai kadang mengubur pun tengah malam, malah ada jenazah warga Negara Asing, itukan tentunya sudah meresahkan kami sebagai warga masyarakat di lingkungan yang dekat dengan keberadaan Gedung Yayasan HKI,”ucapnya. (Rat,Rus)