Sun. May 9th, 2021

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

517,9 Miliar Disiapkan BI Malut Buat Kebutuhan Lebaran 2021

Rakyatmerdekanews.com – Malut – Kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara ( KPw BI Malut), meyiapkan Rp 517,9 Miliar untuk kebutuhan lebaran 2021 melalui 64 jaringan kantor bank umum yang tersebar di seluruh kabupaten/kota. Hal ini dikatakan Kepala KPw BI Malut, Jefri Dwi Putra saat konferensi persnya di Royal Restro, Ternate. (12/04/21)

Jefri mengatakan bahwa Kebutuhan uang pada Ramadhan dan Lebaran 1442 H di Provinsi Maluku Utara diperkirakan mencapai Rp 517,9 miliar meningkat 14% dibanding realisasi permintaan uang kartal pada Ramadan tahun 2020 sebesar Rp452,5 miliar. ” Dari proyeksi tersebut Rp 484 miliar berupa Uang Pecahan Besar (UPB) pecahan Rp100 ribu-Rp50 ribu, sedangkan Uang Pecahan Kecil (UPK) <_Rp20 ribu sebesar Rp33,8 miliar,” paparnya.

Jefri D Putra yang baru empat bulan menjabat menggantikan Gatot Miftahul Manan ini menjelaskan bahwa masyarakat tidak perlu kuatir, karena KPw BI Provinsi Maluku Utara telah menyiapkan jumlah dan nominal yang cukup untuk memenuhi kebutuhan uang pada Ramadan dan Lebaran 1442 H. ” Dengan demikian, kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai dalam jumlah yang cukup, nominal yang sesuai dan dalam kondisi yang layak edar akan terpenuhi melalui loket perbankan setiap hari kerja sesuai jam layanan masing-masing bank,” bebernya.

Terang dia, melalui layanan penukaran oleh 64 jaringan kantor bank tersebut diharapkan dapat mengurangi dan menghindari konsentrasi kerumunan, sehingga protokol kesehatan dapat tetap terjaga ditengah pandemi Covid-19. Selain itu, layanan penukaran uang oleh perbankan juga sebagai bentuk implementasi dari Undang-Undang No.7 Tahun 2011 dimana seluruh bank yang beroperasi di wilayah NKRI berkewajiban melayani penukaran kepada masyarakat.

“Namun demikian, bagi masyarakat yang memiliki Uang Tidak Layak Edar (UTLE) karena lusuh, rusak atau cacat dapat menukarkan uang tersebut ke Bank Indonesia dengan syarat dan ketentuan penukaran yang berlaku,” ujar orang nomor satu di KPw BI Provinsi Maluku Utara ini.

Lanjut Jefri, dirinya menghimbau dinas, Instansi/OPD yang membutuhkan layanan penukaran uang untuk melakukan penukaran secara kolektif. Hal itu, bertujuan selain untuk mengurangi antrian pada layanan masyarakat umum, juga untuk menjaga keamanan serta mengurangi potensi kriminalitas. ” Kami menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam bertransaksi dengan menggunakan uang, selalu cermat dan teliti terhadap ciri keaslian uang Rupiah (Ingat 3D — Dilihat, Diraba, Diterawang),”

Dia menambahkan, Bank Indonesia mendorong masyarakat untuk memperlakukan dan merawat Rupiah dengan baik melalui 5 JANGAN (Jangan Dicoret, Jangan Diseteples, Jangan Diremas, Jangan Dibasahi dan Jangan Dilipat). ” Pada periode lebaran 1442H, KPw BI Provinsi Maluku Utara juga membuka penukaran UPK75, masyakarat dapat mengakses link di https://pintar.bi.go.id .

Masyarakat dapat menukar UPK75 maksimal 100 lembar untuk 1 KTP. UPK75 merupakan alat pembayaran yang sah, artinya masyarakat dapat mempergunakan untuk transaksi jual beli barang/jasa. Selain itu, dalam momentum Ramadan kali ini masyarakat dapat menggunakan UPK75 untuk berbagi dengan sesama, serta menjadikan UPK75 sebagai souvenir/cinderamata maupun sebagai koleksi.

” Untuk kenyamanan bertransaksi dan sebagai upaya mencegah mata rantai penyebaran Covid- 19, Bank Indonesia menghimbau masyarakat menggunakan instrumen pembayaran non tunai (phone banking, internet banking, dan Quick Respon Indonesia standart (QRIS). Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam melakukan penukaran (membawa uang) supaya terhindar bahaya kriminalitas. Jika melakukan penukaran dalam jumlah yang cukup besar dapat menghubungi petugas kepolisian untuk meminta pengawalan,” tutupnya. (Arief)