Tue. Jun 15th, 2021

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Pelindo II Restui Kenaikan Tarif Pelayanan Jasa Penumpukan Petikemas


Rakyatmerdekanews.com,Jakarta – Akhirnya tarif pelayanan jasa petikemas di Terminal PT Jakarta International Container Terminal (JICT) dan Terminal Petikemas Koja (TPK),naik dan diberlakukan pada Kamis (15/4/2021). JICT dan TPK Koja menyesuaikan tarif pelayanan jasa ini telah direstui oleh induk usaha Pelindo II/IPC,dengan mengeluarkan surat ederan pelayanan jasa penumpukan petikemas ekspor dan impor naik menjadi Rp 42.500 per box per hari untuk petikemas isi 20 box dari kisaran tarif tarif sebelumnya Rp 17.500.

Sedangkan ukuran petikemas 40 per box per hari mencapai Rp 85.000 dari harga Rp 35.000. Sedangkan jasa lift on-lift off atas petikemas ekspor/import juga naik. Ukuran petikemas isi 20 per box misalnya,menjadi Rp 285.000 dari Rp 168.000. Sedangkan petikemas ukuran 40 per box menjadi Rp 428.250 dari Rp 252.000. Dan petikemas ukuran 40 box akan dikenakan biaya tambahan mencapai 25 persen dari tarif dasar.

Ketua Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) dalam keterangan tertulis yang diketahui Rakyatmerdekanews.com,Rabu (13/4/2021) kenaikan tarif pelayanan penumpukan petikemas akan berpengaruh besar terhadap naiknya beban logistik dan harga barang konsumen akan meningkat naik pula.

“Bicara suppley chain cost sampai bahan jadi ada proses produksi dan harga barang bisa naik. Jelas kasihan tentunya customer akhir. Dan orang yang membeli produk itu apalagi ada kaitannya dengan bahan pangan,”kata Mahendra Riyanto. Dia juga membeberkan bahwa semua barang yang menggunakan alat transportasi kontainer akan berdampak. Hal ini disebabkan salah satu produk dari bagian suppley chain cost itu naik. Tentu mengarah ke proses selanjutnya. “Itu masalah. Karena suppley chain cost pasti akan naik. Pemerintan harus tau. Supaya biaya bisa tertekan. Apalagi pilihan tidak ada. Import semua lewat Pelabuhan Tanjung Priok,”ungkap Mahendra.

Menurutnya,hitungan kearah itu belum ada. Tapi dari gambaran yang ada,saat ini tarif jasa penumpukan petikemas mencapai dua kali lipat. Yang akhirnya standar barang akan naik tinggi pastinya.

“Artinya dalam titik itu standarnya akan naik raw material yang ada konteiner itu,”ungkapnya. Dan dia meminta pemerintah dalam hal ini Menteri Perhubungan harus turun tangan untuk mengoreksi kebijakan ini. Artinya harus melihat poin-poin yang menyebabkan suppley chain cos naik. Dan harus dipantau terus. (Delly M)