Wed. Jul 28th, 2021

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Bandung Pasien Covid-19 Membludak, RK Berencana Menambah Kapasitas dan Nakes di RS Hasan Sadikin


 

RakyatMerdekaNews, Kota Bandung — Ruang perawatan Covid-19 di RS Hasan Sadikin Penuh sehingga 36 pasien Covid yang di rujuk ke RS Hasan Sadikin saat ini di rawat di Ruang Isolasi IGD.

Menurut informasi perawat yang bertugas bahwa sampai Senin (14/06/2021) siang ada pasien covid berjumlah 36 yang perawatannya di IGD. Ketika di tanyakan alasan pasien belum di pindahkan ke ruang perawatan karena ruangan penuh.

“Saat ini pihak Rumah Sakit sedang menyiapkan kamar tambahan khusus pasien Covid, termasuk rencana menambah jumlah tenaga medis. Ruang perawatan yang ada sudah penuh. Sebenarnya kondisi seperti ini tidak baik berbahaya dan juga mengkawatirkan bagi ruangan IGD. Tetapi mau bagaimana lagi, kami masih menunggu pelaksanaan penambahan tempat tidur dan jumlah tenaga medisnya,” tegas perawat jaga di Ruang Isolasi IGD.

Salah satu keluarga pasien dari Cimahi ketika di minta konfirmasi membenarkan bahwa suaminya dikirim ke RSHS dengan ambulance oleh Satgas Covid-19 semenjak Minggu (13/06/2021) malam hingga Senin (14/06/2021) malam masih di ruang Isolasi IGD. Dirinya berharap agar pasien segera bisa di pindahkan ke ruang perawatan supaya penanganan dan kenyamanan pasien lebih baik.

Ruang Isolasi IGD Tambahan di RS HS Bandung Senin (14/06/2021)

Menurut informasi salah satu dokter jaga IGD Kamar perawatan kondisinya saat ini penuh sehingga pasien belum bisa masuk ke kamar perawatan.

“Kamar masih penuh sehingga pasien Covid belum bisa masuk ke ruang perawatan, sementara sebagian masih di Ruangan Isolasi IGD hingga kamar perawatan pasien covid-19 ada yang kosong,” Ujar salah satu dokter jaga di IGD Rumah Sakit Hasan Sadikin kepada RakyatMerdekaNews, Senin (14/06/2021).

Sementara itu mengutip pernyataan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melalui dari Fanpage Ridwan Kamil yang di unggah pada hari Minggu (13/06/2021) bahwa :

“Bed Occupancy Ratio (BOR) Kota Bandung contohnya berada di 85%. BOR Rumah Sakit di Jawa Barat juga naik dari terendah saat menjelang Idul Fitri sekitar 30% menjadi 68% hari ini,” ucap Ridwan Kamil melalui akun media Fanpagenya.

Ridwan Kamil menambahkan bahwa Malam sebelumnya telah melakukan koordinasi di RSHS dan RSKIA kota Bandung.

“Langkah penambahan kamar dan penambahan relawan tenaga kesehatan sedang diupayakan. Semoga bisa mengatasi lonjakan ini,” tegasnya.

Ridwan Kamil juga mengajak warga Jawa Barat, berempatilah kepada nakes yang sudah lelah jatuh bangun menangani covid lebih dari setahun dengan cara :
1. Taat pada himbauan pemerintah.
2. Disiplin prokes 5M
3. Saling mengingatkan antara kita sendiri. Semoga Allah SWT memudahkan urusan dan ikhtiar kita semua. Aamiin.

Ketika RakyatMerdekaNews melakukan konfirmasi kepada salah satu humas pemprov Jawa Barat melalui Whatsapp belum mendapat jawaban terkait berapa total kapasitas Gedung Kemuning yang menjadi ruang pusat penanganan Covid-19 di RSHS dan kondisi rata-rata kapasitas Bad Occupancy Rate (BOR) RSHS saat ini. (Surya)