Wed. Jul 28th, 2021

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Bupati Padang Pariaman Bersama Forkompinda Laksanakan Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19


 

Rakyat Merdeka News.Com Padang Pariaman, Sumbar — Bupati Menyampaikan Evaluasi Dari Forkopimda Tentang Penerapan PPKM, Vaksin di Sekolah-sekolah, Vaksin dilingkungan Dinas Kesehatan, Persoalan biaya Operasional Satgas perlu diperhatikan.

Zona merah bukan ketakutan, tapi bagaimana kita menerapkan Protokol Kesehatan dan mengantisipasi diri kita dari penyebaran Covid-19, dan menerapkan Aturan dari WHO.

Kesiapan rumah Sakit, rumah-rumah Isolasi mandiri Nagari dan melengkapi satgas.

Kita berada di zona merah karena banyaknya pasien meninggal dirumah sakit terkonfirmasi Covid-19 ber- KTP Padang Pariaman, walaupun meninggalnya tidak di Padang Pariaman.

Masyarakat Banyak Yang Tidak Mempercayai Covid-19 dan Mengatakan bahwa Covid HOAX, mainset seperti itu yang harus kita rubah, karena Covid-19 ancaman Kesehatan masyarakat.

Masyarakat banyak yang tidak mempercayai Covid-19 dan mengatakan bahwa Covid HOAX, mainset seperti itu yang harus kita rubah, karena covid-19 ancaman Kesehatan masyarakat. Dengan kedisiplinan pola kehidupan masyarakat, traking yang akurat insya Allah secepatnya kita akan bisa kembali ke Zona Hijau.

Kapolres Padang Pariaman kita sudah melakukan Sosialisasi dari Tahun lalu, dan untuk saat Ini kami siap melaksanakan Aturan dari Kemendagri demi kembalinya Padang Pariaman Ke Zona Hijau.

Kapolres Kota Pariaman 5 target, merubah kebiasaan, Meningkatkan angka kesembuhan, penurunan angka positif, peningkatan Perekonomian. Instruksi Kemendagri PPKM diperpanjang sampai 28 Juni, mendorong Implementasi PPKM di Pdang Pariaman. Kami akan mendorong Vaksin harus dilaksanakan. Kami akan bantu Operasi Rutin Daerah yang rawan terjadinya Keramaian.

Dandim Mengatakan kita harus mencegah agar Zona Merah yang kita Dapatkan Ini menjadi tidak terkontrol, kita harus menerapkan Zonasi dengan menutup semua tempat yang menimbulkan Keramaian. Kita harus bisa menyadarkan masyarakat bahwa Covid-19 benar-benar ada.(R/KN)