Mon. Sep 20th, 2021

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian Lakukan Tinjauan Langsung ke Kota Tangerang Selatan

Rakyatmerdekanews.com – Tangsel – Dalam rangka memastikan penanganan Covid-19 serta pelaksanaan PPKM, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian melakukan peninjauan langsung ke Kota Tangerang Selatan. Dalam kunjungannya, Tito mendapatkan beberapa informasi mengenai proses penanganan Covid-19 dan pelaksanaan PPKM level 4, lalu memaparkannya di Puspemkot Tangsel, Ciputat, Selasa (27/7)

”Kunjungan ini sangat penting, karena Tangerang Selatan ini adalah kota satelit, pusat politik dan pusat ekonomi
Jakarta,” kata Tito yang menambahkan bahwa kota satelit memberikan pengaruh terhadap pelaksanaan kebijakan Pemerintah Pusat.

Oleh karena itu, dibutuhkan keserempakkan DKI Jakarta dan daerah sekitarnya untuk bisa mengendalikan Covid-19. Berdasarkan fakta di lapangan saat ini, meskipun angka positif rate-nya fluktuatif, namun, Bed Occupancy ratio (BOR) nya, masih 60 persen.

”Ini yang perlu di perhatikan, karena jika BOR berada di atas 50 persen maka masih banyak masyarakat yang kesulitan mendapatkan kamar perawatan,” ujar Tito.

 

Dia menambahkan untuk menangani masalah ini, pemerintah pusat mengimbau kepada pemerintah daerah untuk menambahkan fasilitas isolasi terpusat. Fasilitas ini harus tersedia hingga ke tingkat kelurahan. Sehingga masyarakat positif dengan gejala ringan bisa melakukan isolasi di tempat yang sudah ditentukan.

”Jadi, ruang rawat di fasilitas kesehatan, bisa dimanfaatkan oleh pasien dengan gejala berat,” kata Tito.

Di segi vaksinasi, dari data yang disampaikan oleh pemerintah, bahwa minat dan antusiasme masyarakat terhadap vaksinasi ini sangat besar. Sekitar 302 ribu yang di vaksinasi pertama, kemudian 133 ribu lebih vaksinasi kedua.

Hal itu menunjukkan bahwa penanganan vaksinasi ini masih relatif belum memenuhi target herd immunity untuk penduduk kurang lebih hampir 2 juta orang. ”Kalau 70 persen, berarti 1.4 juta. Kalau 60 persen, 1.2 juta. Perlu kerja keras lagi. Tentunya kita harapkan pemda melakukan adanya suplai vaksin yang cukup untuk Kota Tangerang Selatan, sehingga bisa dipercepat program vaksinasi,” katanya. (Rat)