Thu. Dec 9th, 2021

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Penyaringan dan Tes Ujian Dewan Guru Honorer Hasil Kelulusanya Tidak Maksimal

Rakyatmerdekanews.com – Lebak Banten – Penyaringan dan tes ujian dewan guru honorer hasil kelulusanya tidak maksimal sehingga banyak yang kecewa dengan hasil test ini terang para dewan khususnya tenaga honor. (09/10/21)

Selanjutnya di buktikan oleh ibu Mimin Mintarsih tenaga honor yang sudah mengabdikan dirinya selama 16 tahun di SDN Bojoncae Kecamatan Cibadak masih gagal Padahal didukung dengan persyaratan yang cukup baik dan masuk kategori 2 menurutnya sehingga masih gagal tes ada apa.

Nilai yang sudah diataur dalam Keputusan Menpan RB saya pikir sudah memenuhi kategori baik dilihat dari PESINGRID atau dari APIRMASI sudah sesuai maka dari itu saya bertanya kepada pemangku kepentingan dilihat dari sudut pandang yang mana sistem penilayaian ini sehingga membingungkan semua peserta testing.para dewan guru honor setelah diwawancara oleh Media Rakyat Merdeka news com Lebak Banten sabtu 09/10/21,”terangnya.

Harapan saya kepada semua element yang terkait dalam kebijakan penetuan hasil penilaiyan ini agar meralat atau meninjau ulang kembali hasil dari pada Nilai tes ASN atau PPP3K yang baru baru ini sudah diumumkan hasil tesnya melalui Online.

Lagi lagi ibu Mimin mengatakan paling kami masuk ke sesi sanggahan dari pada dewan guru honor karena ada sesi itu yang dihawatirkan ada hiumen error atau kekeliruan dalam penentuan penilaiyan dari BKN Pusat jakarta, harapanya hanya itu.mudah mudahan ada kebijakan selanjutnya.

Ini Nilai hasil dari test ibu Mimin Mintarsih S,A,g

Nilai Kompetensi=125

Nilai Manajerial. = 157

Nilai Wawancara= 32

Jumlah global. = 314

 

Didukung Nilai Apirmasi

a.Usia 52 tahun

b.Sertifikat Pendidik

c.Masuk kategori 2

d.Masa kerja 16 tahun

 

Ini bisa dikatakan rumus dan ketentuan penilayan yang ditentukan oleh Menpan RB yang diatur dalam keputusan MENTERI PENDAYAGUNAAN APARTUR NEGARA dan REPORMASI BIROKRASI.

Sudah barang tentu nama nama yang masuk kategori dalam ketentuan menteri ini Otomatis lolos atau berhasil.

Oleh karenanya kami semua dewan guru honor Se indonesia khususnya Propinsi Banten dan Utamanya Kabupaten Lebak agar ditinjau kembali utamanya bagi yang tidak lolos testing terutama yang sudah mengabdikan dirinya bertahun tahun serta mencerdaskan anak bangsa agar menjadi perhatian khusus,”tutupnya. (H SAR / CEP ,Red)