Sun. Nov 28th, 2021

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Ada Kabar Manis Untuk Para Pengembang, Kini Kebijakan PPN Diperpanjang

SEKTOR property dan perumahan saat ini merupakan sektor yang strategis karena dari sisi produksi, aktivitas pembangunan perumahan memberikan kontribusi 13,6 persen pada PDB nasional 2020.

Nah, sedangkan dari sisi pengeluaran, setiap pembangunan atau penjualan rumah tinggal tercatat di Investasi (PMTB) bangunan, porsinya mencapai 14,46 persen PDB Nasional 2020. Dari sisi tenaga kerja, sektor perumahan memiliki tenaga kerja hampir 8,5 juta orang atau 6,59 persen dari total tenaga kerja nasional pada tahun 2020.

Dari data tersebut cukup wajar kiranya jika pemerintah melakukan perpanjangan fasilitas Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) atas properti melalui Peraturan Menteri Keuangan nomor 103/PMK.010/2021.

Perpanjangan insentif ini selain bertujuan untuk memberikan stimulus konsumsi demi menjaga ritme pemulihan ekonomi, sudah tentu menjadi salah satu kabar yang baik bagi para pengembang.
Ditengah pandemic seperti ini, dimana cost yang dikeluarkan akan meningkat seiring dengan tanggung jawab terhadap karyawan dan lingkungan sekitar terkait pemulihan dari kondisi yang sama-sama tidak di inginkan ini, tentunya menjadi salah satu jalan bagi pengembang untuk meningkatkan penjualan dengan adanya kebijakan tersebut.

Ketentuan yang di berlakukan untuk fasilitas PPN DTP ini yaitu penyerahan rumah tapak baru dan unit hunian rumah susun baru. Insentif diskon pajak berupa fasilitas PPN DTP diberikan 100% untuk rumah atau unit dengan harga jual paling tinggi Rp2 miliar dan 50 persen untuk rumah atau unit dengan harga jual di atas Rp2 miliar sampai Rp5 miliar. Walaupun tentunya ada beberapa syarat dan ketentuan yang akan menyertai terkait dengan unit yang menjadi objek PPN tersebut.

Dari ketentun tersebut, pengembang yang menyasar pasar menengah tentunya akan menggenjot produksinya agar dapat menunjang permintaan konsumen, mulai dari membuka lahan proyek baru hingga mempercepat pengerjaan sehingga dapat memenuhi kuota rumah baru ready stock.

Dampak dari setiap pembukaan lahan proyek baru sudah tentu akan mempengaruhi beberapa aspek kehidupan, baik dalam hal social kemasyarakatan maupun keseimbangan alam sekitar. Selaku masyarakat yang mungkin juga menikmati dari fasilitas PPN DTP ini, kita hanya dapat berharap semoga para pengusaha pengembang tetap memperhatikan tanggung jawab social nya dan tidak hanya mementingkan factor keuntungan semata. Karena dibalik profit yang didapat ada tanggung jawab perusahaan untuk tetap beretika dalam berbisnis, terkait dengan lingkungan sekitar, baik kepada masyrakat maupun kepada alam sekitar terutama karena peralihan fungsi dari lahan yang diambil alih oleh pengembang. (Adv)

 

Oleh : Lindawati S.E.,M.M.( Mahasiswa Magister Akuntansi- Universitas Pamulang)