Sun. Nov 28th, 2021

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Binda Malut Sasar Usia 12 -17 Tahun Di Sekolah dan Door To Door Laksanakan Vaksinasi 

Rakyatmerdekanews.com – Malut – Badan Intelejen Negara Daerah (Binda) Maluku Utara menyasar usia 12-17 tahun di sekolah – sekolah dan Door To Dooratau dari rumah ke rumah bagi masyarakat umum untuk mempercepat program pemerintah terciptanya Herd Immunity di Indonesia, (12/10/21)

Kepala Binda (Kabinda) Malut, Brigjen TNI Brigjen TNI (Mar) Imam Sopingi, MM, kepada media mengatakan bahwa pihaknya gencar melaksanakan program vaksinasi di Kabupaten dan Kota, di Maluku Utara bertujuan membantu pemerintah agar target vaksinasi per hari di angka 3.500 tercapai.

” Saat ini program vaksinasi yang dilaksanakan di sekolah SMA Negeri 10 ini untuk mencapai target tersebut di wilayah Maluku Utara. Dan juga Kami (red – Binda) akan Door To Door ke masyarakat umum juga,” tuturnya.

Kabinda Malut menjelaskan bahwa dirinya bangga pada para siswa yang menjadi pahlawan, karena telah bersedia mengikuti vaksinasi, sehingga dapat menyelamatkan bangsa ini dari Pandemi COVID-19. ” Untuk saat ini capaian vaksinasi di Indonesia per tanggal 11 Oktober 2021 dosis 1 mencapai 48,13 persen dan dosis 2 mencapai 27,63 persen. Dan untuk di Maluku Utara per 11 Oktober 2021 masih jauh dari capaian Nasional yaitu dosis 1 baru mencapai 27,05 persen dan dosis 2 baru mencapai 12,07 persen,” jelas Brigjen Imam.

Brigjen Imam menerangjan bahwa diantara sasaran vaksinasi yang menjadi fokus pemerintah adalah vaksinasi bagi pelajar. Di mana capaian Nasional vaksinasi pelajar dosis 1 15,02 persen dan dosis 2 10,87 persen. “Target sasaran vaksinasi pelajar di Maluku Utara sebanyak145.842 orang, namun capaian vaksinasi pelajar masih jauh dari target yaitu dosis 1 baru mencapai 19.513 orang (13,4 persen) dan dosis 2 baru mencapai 2.973 orang (2.0 persen),” tuturnya.

Tambah dia, program vaksinasi untuk pelajar ini sudah disampaikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), bahwa akan mengupayakan pelaksanaan dlakukan secara masif di seluruh penjuru tanah air, dengan tujuan pembelajaran secara tatap muka dapat terus dilakukan. “Program ini diutamakan untuk daerah-daerah dengan angka penularan kasus COVID-19 yang tinggi dan angka capaian vaksinasi masih rendah,” ucap Imam.

Imam berharap, kegiatan vaksinasi seperti yang dilaksanakan di SMA Negeri 10 Ternate ini, akan memotivasi Siswa dan Sekolah lain, untuk lebih masif lagi dalam pelaksanaan vaksinasi.

“Sehingga target capaian vaksinasi pelajar di Maluku Utara berhasil optimal dan outcum yang diharapkan proses kegiatan belajar mengajar di wilayah kita ini dapat berjalan dengan lebih baik dan juga akan mampu menciptakan Indonesia sehat dan Indonesia Hebat,” tutupnya. (Arief)