Thu. Sep 29th, 2022

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Akhirnya, Kurang Dari 8 Jam Tersangka Pembunuh Janda di Kutoarjo Tertangkap

Rakyatmerdekanews.com, Purworejo – Kurang dari 8 jam pelarian pelaku kasus pembunuhan terhadap MJN (43) yang terjadi di rumah kontrakan ,Kecamatan Kutoarjo berhasil diringkus Satreskrim Polres Purworejo. “Pelaku TM(30) warga Kemiri ditangkap anggota kami di wilayah Sampang , jajaran Polres Cilacap , Polda Jateng , saat hendak melarikan diri dengan naik bus,” kata Kasat reskrim Polres Purworejo AKP Agus Budi Yuwono saat konfrensi pers ,Sabtu (13/11) di mapolres Purworejo.

Dikatakan bahwa korban dibunuh , karena pelaku cemburu diselingkuhi korban. Pelaku dan korban yang sama – sama berstatus duda dan janda tersebut sebelumnya sempat menjalin hubungan selama 1 tahun. Namun korban berpaling kelain hati kepada pria lain . Mengetahui hal tersebut pelaku merasa sakit hati dan ingin membalas dendam terhadap korban, ujar kasat.

Diawali dari rasa sakit hati pelaku, berniat untuk balikan dan mendatangi korban di TKP. Pelaku tiba dikontrakan korban sekira pukul 23.30. Karena korban sedang menelpon seseorang maka pelaku marah , hingga terjadi percekcokan. Selanjutnya peristiwa pembunuhan pun terjadi . Korban dibunuh dengan tusukan pisau tepat mengenai jantungnya, jelasnya.

“Lewat koordinasi dengan Polres sebelah , kami melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka . Kerja keras tim satreskrim Polres Purworejo akhirnya membuahkan hasil. Tersangka yang hendak melarikan diri menggunakan bus dapat kami tangkap tidak lebih dari 8 jam setelah kejadian.

Tersangka ditangkap bersama barang bukti berupa 1buah pìsau , sepasang srpatu warna coklat, 1buah celana dalam, 1buah BH, 1buah celana pendek warna hitam, 1buah baju, 1buah tas warna hitam, 1buah celana levis, dan uang sebesar Rp satu juta tiga ratus ribu. Kini tersangka ditahan disel tahanan Polres Purworejo untuk proses lebih lanjut, ungkapnya.

Menurut keterangan tim medis dokkes Polda Jateng , korban meninggal setelah mendapatkan 9 titik luka pada tubuhnya.Salah satu tusukan pas mengenai jantung korban .” Itu yang membuat kehilangan darah dan penyebab utama korban meninggal ,” jelas Agus BY.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya tersangka dijerat dengan pasal 340 KUHP jo 338 KUHP (pembunuhan berencana) dengan ancaman seumur hidup. (Kun)