Thu. Dec 9th, 2021

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Perbaikan Jalan Dinilai Merugikan, Warga Mengeluh

RMnews, Kabupaten Bogor –Kisruhnya anggaran Dana Desa ( DD) tahap III Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor yang beberapa hari lalu menuai komplik dari masyarakat, kini mulai dikomplain dibeberapa wilayah. Setelah beberapa hari lalu masyarakat kampung Ebeg komplen, kini kampung Kibaru juga kecewa terhadap pengaspalan jalan lingkungan yang sudah kembali rusak.

Pihak Tim Pelaksana Kegiatan ( TPK) melakukan perbaikan di beberapa wilayah tetapi ironisnya dari perbaikan tersebut masih banyak jalan yang berlubang lagi, baik itu di kampung ebeg maupun di kampung Kibaru Desa Ciburuy sehingga diduga perbaikan itu hanya sekedarnya.

Halnya seperti di Kampung Kibaru Rw 06 jalan yang sudah diperbaiki kini berlubang dan nyaris habis tergerus air, hal tersebut dikatakan beberapa warga Salah satunya Andri mengaku merasakan kurang puas sekaligus kecewa terhadap pelaksanaan pengaspalan jalan lingkungan di kampungnya.

Selain pengaspalan jalan lingkungan kwalitas nya buruk, lihat saja dari beberapa hari pengerjaan jalan sudah berlubang kemarin sudah diperbaiki oleh TPK tetapi malah makin parah semerawut perbaikan tersebut, lihat jalan berlubang kembali, ucapnya Andri.

Malah kalau ditambah hujan lagi ini makin lama makin habis aspalnya, selain itu menurut andri ketebalan dari pengaspalan sendiri hanya diampar saja,tambahnya.

Sementara itu ketua RW 06 Haji Baden juga merasa kebingungan banyak sekali warga yang komplen terhadap pelaksanaan jalan lingkungan tersebut, kemarin sudah dilaksanakan baru sehari, dua hari lah sudah berlubang kembali ucapnya, kemarin diperbaiki malah makin parah banyak yang terbawa air, kalau melihat seperti ini jalan bukan makin bagus malah takutnya habis terbawa air,papar haji baden.

Selain itu haji baden juga berharap agar jalan tersebut bisa diperbaiki kembali sesuai keinginan warga dengan ketebalan 2 cm merata semua, dan juga nanti ke Rw an bisa dilibatkan dalam setiap pembangunan,papar haji baden.

Ditempat terpisah Wakil Ketua Lsm Gerakan Indonesia Anti Korupsi ( GIAK) Sobur Harahap, ketika diminta tanggapan melalui telepon genggam nya menjelaskan, jika dari pelaksanaan infrastruktur kwalitasnya buruk, itu semua harus dipertanggung jawabkan karena ini berkaitan dengan uang negara, jangan sampai uang negara itu tercecer ke pihak pihak yang berkepentingan sehingga kwalitas pelaksaan pembangunan jadi buruk, dan masyarakat sendirilah nantinya yang dirugikan, Jelasnya.

Harusnya pihak pemerintahan Desa dan Kecamatan bisa bertindak tegas dengan adanya keluhan dari warga, sebelum permasalahan tersebut dilaporkan warga kepihak kepolisian dan kejaksaan atas dugaan tindak pidana korupsi tambah sobur. ( Rk)