Thu. Dec 9th, 2021

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Viral !!. Dua Anggota GMBI Diserang Ormas Karawang, Mengakibatkan Korban Meninggal dan Luka Parah

RakyatMerdekaNews, Karawang — Kembali anggota LSM GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) di serang oleh ormas Karawang di Jalan Interchange Karawang Barat, Karawang , Jawa Barat. Akibat penyerangan dan penganiayaan tersebut membuat dua orang mengalami luka berat akibat sabetan senjata tajam dan satu mobil milik LSM GMBI hancur diamuk massa, Rabu (24/11/21).

Dari video yang beredar di media sosial terlihat massa saling lempar dan mengganggu aktivitas di jalan raya. Massa terlihat merusak sebuah mobil Brio warna hitam dengan nomor polisi S 1724 BB.

Polisi kewalahan dalam melerai aksi pengeroyokan dan penganiayaan terhadap anggota ormas GMBI yang ada di Karawang tersebut. Dalam video berdurasi 30 detik itu terlihat seorang pria memakai baju loreng duduk di tengah jalan diduga mengalami luka-luka.

Massa terlihat memukul dengan benda tumpul anggota ormas yang sudah terkapar di jalan. Bahkan ada yang melempar benda keras ke arah korban yang sudah tidak berdaya.

Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono, mengatakan penyerangan anggota LSM GMBI ini bermula dari adanya aksi unjuk rasa penyampaian aspirasi dari Forum LSM Ormas Karawang Bersatu yang diikuti oleh LSM GMBI, MCI, BPPKB Banten, Banaspati dan Karang Taruna di PT Ichie kawasan Industri KIIC.

Pada saat penyampaian aspirasi unjuk rasa berjalan kondusif dan lancar. meskipun LSM GMBI mengerahkan banyak anggotanya dari berbagai wilayah di Jawa Tengah, Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Dalam aksi unjuk rasa itu polisi mengawal sejak awal hingga selesai kegiatan penyampaian aspirasi “Penyampaian aspirasi berjalan kondusif tidak ada kejadian apapun, namun tadi ada saudara kita GMBI yang nyasar sehingga terjadi sesuatu,” katanya. Kapolres Karawang kepada RakyatMerdekaNews, Rabu (24/11/2021)

Namun sejumlah kelompok massa lainnya yang juga akan ke KIIC dan ditahan oleh pihak kepolisian agar tidak bertemu dengan kelompok lain. Pada saat polisi sedang melakukan pengamanan massa tiba-tiba ada satu mobil yang berasal dari Jawa Tengah dari kelompok GMBI nyasar masuk Kota Karawang.

“Mobil tersebut berjalan ke arah kota dimana ada kelompok massa dari beberapa ormas Karawang. Akhirnya mereka ketemu dan dikejar oleh kelompok ormas Karawang. Kemudian terjadi bentrok yang mengakibatkan dua orang terluka dari kelompok GMBI,” timpalnya.

Mendengar ada korban dari anggota GMBI yang di keroyok mengakibatkan luka parah dan kendaraan roda empatnya hancur, Setelah selesai aksi unjuk rasa di PT. Ichi anggota GMBI dan Forum Ormas LSM Karawang Bersatu langsung melakukan penyisiran dan menuntut Pihak Kepolisian untuk menangkap pelaku dan dalang penyerangan dan penganiayaan anggota LSM GMBI Distrik Rembang Jawa Tengah. Hingga di lakukan penutupan jalan di pertigaan dekat pintu tol Karawang Barat.

Situasi berjalan Kondusif setelah Kapolres Karawang berjanji akan menindak para pelaku pengeroyokan dan penganiayaan anggota GMBI yang terjadi di Jalan Interchange Karawang Barat, Kamis (24/11/2021) siang. yang mengakibatkan dua korban terluka parah dan bawa ke rumah sakit.

“Saya pastikan, akan saya proses. Hukum tidak pandang bulu, ketika ada fakta hukum akan kami proses,”tegas Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono melalui mobil komando GMBI di depan awak media. Rabu (24/11/2021).

Diungkapkannya, insiden yang terjadi di Interchange itu karena salah satu kelompok dari LSM GMBI yang datang dari Jawa Tengah salah arah menuju Karawang Kota sehingga bertemu dengan massa aliansi ormas Karawang dan terjadilah keributan. “Ada 2 orang luka luka dan sekarang di rawat di rumah sakit,” ungkap Aldi Kapolres Karawang Rabu (24/11/2021) Sore.

“Intinya Polres Karawang akan menindak tegas siapapun pelakunya dan tidak akan pandang bulu,” katanya.

Aparat Kepolisian dan TNI juga berjanji akan membantu mengamankan anggota GMBI yang hendak kembali ke daerahnya masing-masing sampai ke titik aman.

“Massa GMBI Demo ke PT. Ichie Industri di KIIC untuk menyampaikan aspirasi pengelolaan limbah ekonomis,” jelasnya.

“Kami turut berbelasungkawa dan kesedihan yang sangat mendalam karena salah satu anggota kami korban pengeroyokan dan penganiayaan oleh ormas berseragam GMPI dan ormas lainya. saya mendapat kabar dari pihak Rumah Sakit di Karawang salah satu korban dipastikan meninggal dunia,” ucap Uripto Ketua Distrik LSM GMBI Rembang kepada RakyatMerdekaNews melalui pesan Whatsapp, Rabu (24/11/2021). Malam.

Dirinya berharap Kapolres Karawang dan jajaranya mampu mengungkap semua para pelaku hingga dalang yang merencanakan pengeroyokan dan penganiayaan tersebut. Karena dari video yang beredar sangat jelas perbuatan mereka sangat biadab dan  bergerak dengan membawa senjata tajam. (Surya)