Tue. Jan 18th, 2022

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Wamendag Jerry Yakini SNI Pasar Rakyat Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Rakyatmerdekanews.com – Jakarta – Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga, meyakini revitalisasi pasar rakyat sesuai Standar Nasional Indonesia mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional sebagai imbas dari kebijakan pandemi Covid19.

“Salah satu strategi Kementerian Perdagangan dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional 2021 adalah penguatan pasar dalam negeri melalui revitalisasi pasar rakyat,” ujar Wamendag Jerry, dalam rilis diterima media, Kamis (9/12).

Alasannya, konsep revitalisasi pasar rakyat tidak hanya sekadar pembenahan bangunan fisik melainkan juga nonfisik terkait pengelolaan pasar dan integrasinya dengan sektor lain. Revitalisasi fisik dan manajemen pasar rakyat, katanya, berpedoman pada SNI Pasar rakyat yaitu SNI 8152:2021 sebagai hasil pembaruan dari edisi tahun 2015 dengan penambahan persyaratan yang mengakomodasi situasi dan perkembangan zaman. Di antaranya terkait digitalisasi dan aktivasi pasar, pengelolaan berkelanjutan, & penerapan protokol kesehatan.

“Pada 2015–2020, pemerintah telah membangun dan merevitalisasi 5.491 pasar rakyat dari total 16.175 pasar rakyat di seluruh Indonesia,” ujar Wamendag usai menyerahkan anugerah SNI Pasar Rakyat kepada tujuh pasar dipusatkan di Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (8/12).

Pengembangan pasar rakyat sesuai Peraturan Pemerintah nomor 29 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perdagangan dimana Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Daerah membangun, memberdayakan, dan meningkatkan kualitas pengelolaan pasar rakyat.

Ke-7 pasar rakyat itu Pasar Pusat Padang Panjang di Sumbar; Pasar Gentan Sleman di Jawa Tengah; Pasar Cisalak Depok di Jawa Barat; Pasar Gunung Batu Bogor di Jabar; Pasar Bauntung Banjarbaru di Kalsel; Pasar Gantung Belitung Timur di Babel; dan Pasar Paddys Market Kendari di Sulawesi Tenggara. Sampai akhir 2021, terdapat 53 pasar rakyat bersertifikasi SNI Pasar Rakyat dimana 27 pasar di antaranya mendapat pendampingan Kemendag.

Pameran UKM

Di tempat sama Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kemendag, Veri Anggrijono, menyatakan ke-7 penerima anugerah itu hasil pendampingan instansinya atau Badan Standardisasi Nasional untuk meningkatkan pengetahuan & keterampilan pengelola pasar rakyat terkait manajerial, lingkungan, penerapan prokes & digitalisasi pasar.

“Tujuannya agar pengelolaan pasar rakyat lebih profesional sehingga memberi kenyamanan bagi pengunjung, serta memacu daya saing untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Dirjen Veri, didampingi Dyah Palupi, Direktur Standardisasi dan Pengendalian Mutu, disela-sela peninjauan pameran usaha kecil menengah di Rumah Dinas Walikota Padang Panjang, Fadli Amran.

Pameran menghadirkan 10 pelaku UKM khas Kota Padang Panjang bidang makanan–minuman & busana antara lain batik, bordiran, songket, kerajinan kulit, kopi bubuk, jahe bubuk, keripik sanjai, kerang keju, kue, serta produk olahan susu, didukung transaksi nontunai menggunakan aplikasi QRIS. (Ari3f)