Tue. Jun 28th, 2022

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Penyaluran Gas ke Dapur Istana Negara Bakal Berlanjut ke Kampoeng Seafood Agung Sedayu

Rakyatmerdekanews, Jakarta – PT Pertamina (Persero) melalui PT PGN Tbk selaku Subholding Gas berkomitmen dalam memperluas pemanfaatan gas bumi sebagai energi yang aman dan ramah lingkungan di berbagai sektor. Setelah melayanai kebutuhan gas bumi di Kantin Kementerian Sekretariat Negara RI tahun lalu, pada Rabu, (9/03/2022), dilaksanakan penyaluran gas perdana (Gas In) ke Dapur Istana Negara.
Usai dilakukan penyaluran gas ke Dapur Istana, diharapkan segera merealisasikan dapur Kampoeng Seafood Agung Sedayu Jakarta Timur dan sekitarnya. Hal ini untuk merealisasikan keluhan para pelanggan atas melangitnya harga hingga dua kali lipat dari harga dasar. Belum lagi harus membayar biaya lainnya, semisal beban kalori maupun presure, sehingga jika ditotalkan per pelanggan harus merogoh kocek sekitar Rp18.500 rupiah, angka tersebut belum termasuk PPN.
Area Head PGN Jakarta, Sheila Merlianty mengatakan, Seiring dengan pengembangan infrastruktur gas bumi di wilayah DKI Jakarta, Sheila berharap bahwa pelanggan gas bumi juga semakin meningkat. “Kami juga menjalankan penugasan dari pemerintah untuk mengembangkan gas bumi bagi masyarakat. Nilai lebih gas bumi yakni lebih aman, nyaman, ramah lingkungan, kami berharap masyarakat bisa melihat dari sisi ini, sehingga semakin banyak masyarakat yang berminat menggunakan gas bumi, “ungkap Sheila, (10/03).
PT Pertamina (Persero) melalui PT PGN Tbk selaku Subholding Gas rencananya juga akan merealisasikan penggunaan pipa gas di Kampoeng Seafood Agung Sedayu di kawasan Jakarta Timur. Ini tentunya sebagai bentuk komitmen memperluas pemanfaatan gas bumi sebagai energi yang aman dan ramah lingkungan diberbagai sektor. Selanjutnya terkait penggunaan pipa gas PGN di Kampoeng Seafood Agung Sedayu akan terus dimonitor agar segera terealisasi.
Kepala Biro Umum Sekretariat Presiden, Erry Hermawan menyampaikan bahwa kiranya pemakaian gas bumi di istana negara ini dapat menjadi contoh untuk publik bahwa istana juga menggunakan energi bersih, ramah lingkungan, aman, tersedia 24 jam, dan bersaing.
“Saat ini baru pemasangan awal untuk energi memasak di dapur. Kami berharap dukungan perawatan dan saat kegiatan VVIP ketika membutuhkan energi untuk memasak di dapur istana. Dapur Istana Kepresidenan akan memanfatkan gas bumi dengan volume sebesar 50 – 1.000 M3.,” ujar Erry. (Eek/Red)