Sat. Oct 1st, 2022

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

PMI Tangsel Launching Kartu Elektronik dan Kick Off Penyediaan 7700 Kantong Darah

Rakyatmerdekanews.com-Tangsel – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengadakan launching kartu elektronik untuk para pendonor serta Kick Off penyediaan kantong darah dalam rangka HUT RI ke-77 yang berkolaborasi dengan DABS Technology, bertempat di halaman Kantor PMI kota Tangsel, Jalan Cendekia Sektor 11, Ciater-Serpong Tangsel, pada Jumat (3/6/22).

Hari ini di mulainya Kick Off ketersediaan 7700 kantong darah sampai 17 Agustus 2022, yang satu lagi adalah kita melaunching kartu elektronik sistem donor darah guna membantu dan memudahkan setiap pendonor, sehingga tidak perlu mengisi data lagi bagi yang sudah rutin mendonorkan darahnya “terang Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI kota Tangsel dr. Suhara Manullang, di sela-sela acara tersebut.

Lebih lanjut Suhara mengatakan, untuk kartu elektronik donor darah, nanti ada barkot atau id, dengan sistem di print, kemudian ada notifikasi kapan donor lagi, selain itu juga ada aplikasi donorku, jadi, bisa dilihat di aplikasi donorku, kapan dan dimana bisa donor darah.

“Kebetulan “Ibu Ketua PMI Tangsel (Airin Rachmi Diany- red) dan Bapak Walikota Tangsel (Benyamin Davnie-red) serta beberapa pejabat belum dapat hadir di karenakan ada sesuatu halangan, sehingga kita undur hari Senin 6 Juni 2022, mudah-mudahan tidak ada perubahan. Namun demikian hari ini kami harus melakukan acara soft launching, “ucap Suhara.

“Masih kata Suhara, PMI Tangsel punya dua UDD, ada dua tugas pokok utama UDD, pertama ketersediaan darah dan mutu darah yang terjaga secara kualitasnya, seperti kita ketahui darah yang dibutuhkan hanya darah manusia, artinya melalui komoditas, kemitraan semua bergerak, ini menjadi hal positif buat PMI pada saat ada yang membutuhkan darah.

“Perlu saya sampaikan, badan kesehatan WHO mengamanatkan 2% dari jumlah penduduk pertahun tersedia darahnya, kalau penduduk kota Tangsel diperkirakan hampir 1,5 juta, paling tidak UDD PMI Tangsel menyediakan 36 ribu pertahun, berarti perbulan 3 ribu.

“Kami sangat terkesan dengan ide yang di gagas teman-teman dari DABS Technology, punya kreatifitas, kegiatan, dan juga kepeduliannya, itu yang terpenting. bahkan yang saya dengar, dari 7700 kantong darah, setiap kantong akan disisihkan Rp.2.500 untuk di donasikan membantu yatim piatu salah satu panti asuhan. Semoga kegiatan positif yang di lakukan DABS bisa menjadi inisiatif buat kelompok pemuda yang lain, “harap Suhara.

Turut hadir dari perwakilan DABS Technology, diantaranya Andrew Tjahyana, Dewi, dan relawan yang menamakan dirinya Tim Edukasi Ambulans Tangerang Selatan (TEATS), serta tamu undangan lainnya. (Ag)