Thu. Sep 29th, 2022

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Gedung Megah PN Kota Bekasi Kibarkan Bendera Rombeng

Kondisi Bendera di Gedung PN Kota Bekasi Jumat (05/08/22) Dokumen RMNews

RakyatMerdekaNews, Kota Bekasi — Bendera merah putih rombeng masih berkibar di Gedung baru Pengadilan Negeri Kota Bekasi di Jalan Pangeran Jayakarta Kelurahan Harapan Mulya Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi.

Nampak dalam gambar yang di jepret RakyatMerdekaNews.Com di lokasi Jum’at (05/08/2022) siang, bendera Merah Putih yang berkibar di halaman gedung sudah nampak usang dan robek di bagian bawah serta ujungnya (kondisi sudah tidak utuh) masih berkibar tanpa ada kepedulian dari dinas terkait Pemerintah Kota Bekasi.

Kondisi bendera di Grdung PN Kota Bekasi Dok RMNews Jumat (05/08/22)

Bertepatan Bulan kemerdekaan HUT RI ke 77 seharusnya menjadi momentum jajaran Pemkot Bekasi peduli dan meramaikan semarak kemerdekaan justru abai terhadap aset pemerintah Kota bekasi yang saat ini dalam tanggung jawab Dinas Kawasan Permukiman, Perumahan dan Pertanahan (Perkimtan).

Bangunan tersebut dibangun oleh pemerintah Kota Bekasi sedianya akan di hibahkan ke Pengadilan Negeri Kota Bekasi. Namun pihak Pengadilan Negeri Bekasi ketika dikonfirmasi oleh awak media Jumat (05/08/2022) siang, menyatakan belum dilakukan serah terima sehingga masih dalam tanggung jawab Pemerintah Kota Bekasi. Karena masih ada pekerjaan finishing yang saat ini masih dalam proses tender pekerjaan senilai Rp 3,9 Milyard.

Berita terkait : Tagihan Belum Dibayar Gardu Listrik Pengadilan Negeri Bekasi Dibongkar PLN

Sebelumnya Jumat (03/06/2022) diberitakan terkait kondisi bendera yang rusak ini pernah di sampaikan ke Beslin Sihombing sebagai Humas PN Bekasi dan berjanji akan menegur serta menyampaikan ke Sekda kota Bekasi.

“Saya akan koordinasi dengan Sekda kota Bekasi agar segera menutup logo PN dan nama gedung hingga hibah diselesaikan dan agar menempatkan staffnya di sana, jangan terabaikan begitu tidak ada yang perhatian hingga Bendera rusak masih dikibarkan. Bahkan tagihan listrik saja tidak dibayar,” tegas Beslin Sihombing kepada RakyatMerdekaNews, Jumat (03/06/2022).

Namun faktanya hingga hari ini Jumat (05/08/2022) bendera merah putih yang sudah rusak masih berkibar di tiang bendera kantor baru PN Kota Bekasi.

Ketika RakyatMerdekaNews konfirmasi ke Sekretaris Dinas Perkimtan dirinya mengakui atas kelalaianya. Jumat 05/08/2022 sore.
“Memang kelalaian kami dari Dinas Perkimtan dan terima kasih sudah diingatkan dan bendera segara kami ganti,”

Kondisi Bendera di Gedung PN Kota Bekasi Rabu (10/08/22)

Sesuai Pasal 7 ayat 3 & 4 UU Nomor 24 Tahun 2009.Pemerintah Kota Bekasi berkewajiban memberikan bendera merah putih kepada warga yang tidak mampu. Sangat kontras ketika Gedung milik pemda memasang bendera yang sudah robek dan rusak.

Berita terkait : PN Bekasi Sesalkan Pemkot Bekasi Bendera Merah Putih Rusak Masih Dikibarkan.

Bulan Agustus merupakan bulan kemerdekaan bagi Bangsa Indonesia. Semarak peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia di tandai dengan anjuran pemerintah untuk mengibarkan bendera merah putih di setiap lingkungan masing-masing.

Bendera Merah Putih sendiri menjadi simbol untuk memperingati hari kemerdekaan bangsa Indonesia, yang sudah menjadi lambang nasional setiap tahunnya.

Kementerian Sekretaris Negara (Kemensesneg) mengimbau untuk mengibarkan Bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing. Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Mensesneg Nomor B-620/M/S/TU.00.04/07/2022 tentang Penyampaian Tema, Logo, dan Partisipasi Menyemarakkan Peringatan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI Tahun 2022.

Masyarakat diimbau selain memasang bendera Merah Putih untuk memasang poster, spanduk, umbul-umbul atau hiasan lain. Lalu, seperti apa aturan pemasangan bendera Merah Putih tersebut?.

Aturan pemasangan bendera merah putih tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

Berikut adalah aturan pemasangan bendera merah putih berdasarkan Pasal 7 ayat 3 & 4 UU Nomor 24 Tahun 2009.

(3) Bendera merah putih wajib dikibarkan pada setiap peringatan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus oleh warga yang menguasai hak penggunaan rumah, gedung atau kantor, satuan pendidikan, transportasi umum, dan transportasi pribadi di seluruh wilayah NKRI serta kantor perwakilan RI di luar negeri.

(4) Dalam rangka pemasangan di rumah, pemerintah daerah memberikan bendera merah putih kepada warga yang tidak mampu.

Berita terkait : Bendera Merah Putih Usang Masih Berkibar di Halaman Gedung Megah

Undang Undang RI Nomor 24 Tahun 2009
“Barang siapa dengan sengaja mengibarkan Bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 huruf c

Dapat dijerat dengan Pasal tersebut dan ancamannya dapat dipidana selama 1 Tahun, dan atau Denda paling banyak Rp 100 juta. (Surya)