Thu. Sep 29th, 2022

rakyat merdeka news

Sajikan Berita.. Bukan Hoax!

Sosok Seorang Dapid Lakukan Terobosan Budidaya Jamur Merang Untuk Penuhi Kebutuhan Pelanggan

Foto: Dapid salah seorang pengusaha jamur merang, (17/9).

Rakyatmerdekanews, Tangerang — Saat ini dunia sedang digoncang krisis pangan dan energi, salah satu penyebabnya ialah konflik perang Rusia dan Ukraina.

Untuk mengatasi situasi ini, masyarakat di tanah air mengencangkan ikat pinggang. Sebagian masyarakat secara mandiri melakukan inovasi.
Terbukti, Dapid pengusaha muda asal Rangkasbitung, Lebak provinsi Banten bekerja sama dengan ibu Titin Supriatin asal kawasan Jakarta Selatan ini tancap gas melakukan terobosan budidaya jamur merang di jalan Kavling Mandarin, Desa Dandang, Cisauk, kabupaten Tangerang.
Tempat produksi jamur merang

Saat ditemui media ini di lokasi  (17/9), Dapid mengatakan, berangkat dari situasi krisis pangan sehingga dirinya tergerak melihat peluang untuk merintis usaha jamur merang. Dan Alhamdullilah budidaya jamur merang ini kualitasnya teruji, sehingga tidaklah heran jika diminati oleh banyak pelanggan, katanya.

Jamur merang, lanjut Dapid, menjadi salah satu bahan masakan yang cukup digemari. Ada banyak jenis jamur yang biasa diolah menjadi makanan lezat dan bergizi. Jamur merang menjadi salah satu jenis jamur yang banyak disukai. Teksturnya yang kenyal sangat cocok untuk diolah menjadi beragam jenis masakan.
Masih kata Dapid, demi untuk memuaskan pelanggan dirinyapun hanya sedikit mengambil keuntungan dari penjualan jamur merangnya. Harga kompetitif dan terjangkau, Ia mematok harga jamur merang sekitar 35 ribu hingga 40 ribu rupiah/kilo nya langsung dapat mengambil pesanan ke lokasi produksi, ujarnya.
Menurut Dapid, kemandirian usaha ini juga sebagai bentuk keseriusannya dalam upaya mendukung program ketahanan pangan pemerintah.
Dapid berharap agar pemerintah memberikan perhatihan terhadap para pengusaha yang sedang merintis usahanya. Salah satunya peduli dengan mengucurkan bantuan demi kelanggengan usaha yang ditekuninya, dan terciptanya kesejahteraan, utamanya masyarakat kalangan tingkat bawah, harapnya. (Adv)