Sebanyak 60 Peserta Hadir Dalam Acara Pasanggiri Lengser Ambu Se- Jawa Barat

banner 336x280

Rakyatmerdekanews.com – Kota Tasikmalaya -Sebanyak 60 peserta para lengser sama ambu Se- Jawa Barat hadir dalam acara Pasanggiri Lengser Ambu untuk pelajar dan umum 2023 sekaligus Milangkala Klasik Ke-4 dan Assosiasi Seni Tari Indonesia Ke-1 Tahun dengan mengusung tema ” Mupusti Tapi Paranti Ulah Kasilih Ku Kunti ” yang bertempat di Halaman Gedung kesenian Kota Tasikmalaya. Selasa 24/01/2023

Ketua Komunitas Lengser Ambu Tasikmalaya Gunawan Wibiksana mengatakan ini dalam rangka pasanggiri lengser Ambu Se-Jawa Barat disamakan dengan milangkala Komunitas Lengser Ambu Tasikmalaya ( Klasik) dan Assosiasi Seni Tari Indonesia ( Aseti) ke 1 Tahun, alhamdulillah acara ini mendapatkan respon dan dukungan terutama banyak peminat bukan hanya kota/ Kabupaten Tasikmalaya tapi dari luar Tasikmalaya pun ada dari korwil Se-Jawa Barat, yang ikut acara ada 60 peserta.” Ujar Gunawan

Gunawan menambahkan untuk Ambu lengser selalu eksis di dalam acara nikahan karena pernikahan itu sudah biasa tuntutan konsumen, sudah menjadi tradisi jangankan di event wedding seperti event pemerintahan dari aparat daerah ke Presiden juga dipergunakan Ambu lengser untuk acara penyambutan, harapan besar dari kami sebagai komunitas lengser Ambu Tasikmalaya berharap Pemerintah selalu sinergi mendukung dan memfasilitasi juga pembinaan yang perlu yang namanya finansial bukan penghargaan bagi kami tapi perhatian dan dukungannya dan pembinaannya dan fasilitas nya itu yang harapkan dari kami.” Pungkas Gunawan Wibiksana

Hal senada diungkapkan Kabid Kebudayaan Disparbudpora Kota Tasikmalaya Suroyo mengatakan Pemerintah Kota Tasikmalaya terkait kegiatan karena sudah mengetahui bahwa lengser Ambu ini adalah perwujudan nama nama baru dijaman sekarang artinya bahwa dari dulu kegiatan lengser Ambu masih diritualkan di kegiatan seperti keagamaan, lengser Ambu ini diwujudkan dan dipadukan dengan dunia sekarang, bahkan tadi lengser Ambu ini dijadikan profesi karena aspek legal formal melaksanakan bahwa itu masuk ke kebudayaan orang seni itu akan dilegalkan. “Ujar Suroyo

Suroyo menambahkan kami dari Pemerintah Kota Tasikmalaya khususnya Disporabudpar Kota Tasikmalaya dan bidang kebudayaan akan mencari solusi karena lengser Ambu ini belum masuk dan kurikulum pendidikan artinya bahwa sudah wujud masuk ke kegiatan profesi berarti harus masuk ke kurikulum pendidikan, mudahan ke depan lengser Ambu ini masuk ke dalam kurikulum dan nantinya para seniman dan para kebudayaan bisa melibatkan dari sisi masyarakat yang memiliki keahlian dan keterampilan dari sisi itu.” Tandasnya

Lanjut Suroyo, Pemerintah disini datang untuk memfasilitasi itu sebagai wujud dukungan karena ini sejalan dengan keinginan Pak Pj Walikota bahwa di Kota Tasikmalaya ada sesuatu yang bersifat kegiatan provinsi atau nasional coba tarik bawa ke sini dengan memberikan sesuatu yang suport seperti fasilitas dan dukungan pengembangan program, berharap lengser Ambu ini sesuatu yang masyarakat tahu maka lengser Ambu jangan sampai hilang, kita lestarikan, kita wujudkan masuk warisan budaya yang nantinya generasi muda ini yang akan menggantikan lengser Ambu yang sudah tidak melaksanakan lagi. ” Pungkasnya

D.SUHENDAR

banner 336x280 banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *