Diduga Lalai, Ini Pengerjaan Proyek Bernilai Miliaran Rupiah

RMNews.com, Sambas Kalbar – Pengerjaan Jembatan Gantung di Desa Pedada Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas sangat diharapkan oleh masyarakat Sambas secara umum, pasalnya jembatan gantung tersebut menghubungkan jalan pintas bagi warga masyarakat Desa Pedada dengan desa-desa dibeberapa desa yang ada dilintasan jalan provinsi (Paloh-Sekura-Galing dan Sambas).

Namun sangat disayangkan pengerjaan kegiatan Jembatan Gantung tersebut terkesan diduga lalai dalam pengerjaannya; pasalnya, jadwal kontrak sudah habis, namun pengerjaannya (progres) baru beberapa tiang sipinggir sungai dan cor-an BoX satu-dua saja yang baru selesai. Namun kegiatan pekerjaan Jembatan tersebut masih lanjut kerja; tanpa ada kejelasan Adendum waktu atau mendapatkan sangsi administrasi berupa denda atau gimana (tidak jelas) 2/2/2024.

Dugaan lalai pengerjaan kegiatan Jembatan Gantung Desa Pedada kecamatan Teluk Keramat ini, dikerjakan melalui Kementeian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Bina Marga: Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Barat (Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Kalbar); Paket : Pembangunan Jembatan Gantung Desa Pedada Kabupaten Sambas; Nomor Kontrak: 11/PKS/Bb20.5.6/2023; Nomor SPMK: HK.0102-Bb20.5.6/432, tanggal 14 Juli 2023; waktu pelaksanaan: 171 (Seratus Tujuh Puluh Satu) Hari Kalender; Nilai Kontrak: Rp.11.655.649.000,- (Sebelas Milyar Enam Ratus Lima Puluh Lima Juta Enam Ratus Empat Puluh Sembilan Ribu Rupiah), Sumber dana APBN TA. 2023; Penyedia Jasa: Panen Cipta Manggala; Konsultan Supervisi: PT. Jakarta Rencana Selaras Kso PT. Karta Tarina Bumi, CV. Zentha Multi Prakarsa.

Sebagaimana disampaikan lansung Supervisor (Andi) pada media ini (2/2/2024) diBasecamp lokasi kegiatan (Teluk Keramat) , “saya tidak tahu masalah adendum; ada atau tidak. Karna saya baru seminggu ini dipindah Bos kesini, berkenaan pekerjaan yang ada; terlambat atau tidak / adendum atau tidak, saya kurang tahu”. Jelasnya.

Supervisor (Andi) juga menambahkan, “dalam seminggu ini pelaksanaan pekerjaan kita juga terhalang oleh Cuaca (sering hujan), sehingga dilokasi tidak bisa melaksanakan pekerjaan secara maksimal”. Tuturnya.

 

Doel…

 

 

 

 

 

 

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *