Dilakukan Audensi Koperasi Jasa TKBM dengan Komisi II DPRD Kubu Raya

Rakyatmerdekanews.com, Kubu Raya. Dilakukan Audensi Koperasi Jasa TKBM dengan Komisi II DPRD Kubu Raya. Bertempat di Gedung Aula DPRD Kubu Raya Jalan Arteri Supadio, jalan Wonodadi II, 15 Agustus 2023 jam 10 hingga Selesai.

Acara audiensi tersebut tampak begitu hangat dalam penjelasan tentang TKBM Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) area pergudangan.

Acara audensi itu sendiri di pimpin langsung oleh Ketua Komisi II Bpk. Zulkarnaen beserta jajaran dimana DPRD Kubu Raya Hadir membantu dalam penyampaian aspirasi masyarakat terutama tentang kesejahteraan tenaga kerja bongkar muat pergudangan Kubu Raya.

Koperasi Jasa TKBM Tenaga Kerja Khusus Bongkar Muat dilihat dari izin-izin dan Regulasi serta Rekomendasi bisa di bilang sangat baik hanya saja terdapat NPWP double TKBM dan TKKBM. ” Ucap Bu MaY sapaan akrab anggota komisi II

Adapun Pertanyaan Bpk. Nur Ali selaku Anggota DPRD Kubu Raya Komisi II Tentang Banyaknya Anggota Koperasi TKBM yg berpindah ke Koperasi MJP Kubu Raya.

Dalam Penyampaian oleh Sekretaris TKBM point yg menjadi pertanyaan dan kenapa NPWP bisa Double dipaparkan sebagai berikut :
1. Menurut UU Nomor 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian
BAB V KEANGGOTAAN
Pasal 19 Ayat 3 Dimana Keanggotaan Koperasi tidak dapat dipindahtangankan.
FAKTA jelas adanya pelanggaran terhadap oknum-oknum anggota yang berpindah sesuka hati mereka.

Pasal 18 Ayat 1 Dimana yang dapat menjadi anggota Koperasi ialah setiap warga negara Indonesia yang mampu melakukan tindakan hukum atau Koperasi yang memenuhi persyaratan sebagaimana ditetapkan dalam Anggaran Dasar.
FAKTA oknum-oknum ini bisa di laporkan karena membuat kerugian Koperasi dan berpotensi membuat Keributan serta mengganggu Kamtibmas jelas sering terjadi tetapi prose laporan terkesan lambat.

2. Disampaikan juga oleh Sekretaris TKBM kenapa ada NPWP yang double dikarenakan adanya oknum mantan pengurus Koperasi Jasa TKBM Kubu Raya yang melakukannya dalam upaya ingin mengkudeta ketua Koperasi dan disampaikan juga oleh Sekretaris TKBM oknum ini bernama A MIS SURYADI sebagai Dalang Keributan atau kegaduhan berujung Pengeroyokan di tanggal 25 Mei 2023 di pergudangan Honda kepada unsur pengurus Koperasi TKBM Kubu Raya akan tetapi belum dilakukan penahan oleh pihak APH.
Insha allah secepatnya akan di selesaikan dengan baik tentang NPWP tersebut, ” Ujar Sekretaris TKBM Kubu Raya.

Afriady Selaku Ketua Badan Pengawas juga menyampaikan lahirnya Koperasi Jasa TKBM Kubu Raya dari tahun 2013 dengan 2 Rekomendasi Bupati dan 3 dinas sehingga lini Kerja Koperasi TKBM Kubu Raya diberikan oleh DPW ALFI-ILFA Kalimantan Barat.

Dengan Tetesan Air Mata Bpk. Afriady menyampaikan perjuangan dan pengorbanan demi kepentingan masyarakat lokal bisa kelola Tenaga Kerja Bongkar Muat Atau lebih di kenal TKBM.

Dipaparkan, ” Kami Koperasi Jasa TKBM Kubu Raya sampai kapan pun akan mempertahankan hak dari perjuangan kami jika ada yang menganggu atau ingin merebut lini kerja/tempat kerja kami seperti Koperasi MJP Kubu Raya dimana isi dari keanggotaan merupakan preman berkedok Koperasi.

Abu Bakarni Selaku Ketua Harian Koperasi Jasa TKBM Kubu Raya memberikan Pendapat dan pandangan dimana dengan kehadiran Koperasi MJP ini yang banyak membuat keributan/keonaran mempertanyakan Regulasi atau Rekomendasi dari siapa dan jika itu Bupati Kubu Raya seharusnya Bupati berlaku bijak kepada masyarakat bukan membuat keputusan atau mengeluarkan rekomendasi membuat masyarakat saling adu jotos dan itu terbukti dengan kejadian di tanggal 25 Mei 2023 dimana 5 Korban pengeroyokan pengurus Koperasi TKBM Kubu Raya dan anehnya pelaku pengeroyokan baru diamankan atau penangkapan hanya 2 orang.

Harapan Abu Bakarni meminta kepada DPRD Kubu Raya bisa menyampaikan kepada masyarakat akan polemik ini serta bisa menegur Dinas maupun Bupati Kubu Raya. Tegasnya.

Redaksi RakyatMerdekaNews
Kabiro Kubu Raya: RBA

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *