KKN UNS Gelar Workshop Ecoprint di Desa Glesungrejo Wonogiri

Rakyatmerdekanews.com Wonogiri : Mahasiswa KKN UNS Surakarta, melakukan Workshop Pembuatan Totebag Ecoprint di Desa Glesungrejo, Baturetno, Kabupaten Wonogiri. Sasaran workshop tersebut yaitu ibu-ibu PKK Desa Glesungrejo, Jum’at (23/02).

Ecoprint merupakan sebuah teknik cetak dengan pewarnaan kain alami yang cukup sederhana namun menghasilkan motif unik dan otentik. Prinsip pembuatan totebag ecoprint ini dilakukan melalui kontak langsung menggunakan daun, bunga, batang, atau bagian tumbuhan lain yang memiliki pigmen warna yang kuat. Media kain yang digunakan juga sangat berpengaruh pada hasil cetak dari motif totebag ecoprint yang dibuat. Bahan-bahan pembuatan totebag ecoprint didapatkan dari alam, sehingga bersifat ramah lingkungan. 

Tujuan diadakannya workshop pembuatan totebag ecoprint pada forum ibu-ibu PKK diharapkan mampu meningkatkan kreativitas dalam memadukan berbagai motif alam ke dalam totebag. Ecoprinting sendiri mampu memunculkan motif yang menarik sehingga memiliki nilai ekonomi dan estetika yang tinggi. Penggabungan motif yang menarik antar komponen bahan tumbuhan ecoprint dapat mempengaruhi tingkat pendapatan masyarakat. Totebag dengan bahan kanvas dipilih sebagai media ecoprint karena mudah didapatkan, harga ekonomis, dan memiliki serat tidak terlalu rapat. Kanvas memiliki daya serap yang baik untuk mengikat pigmen warna dari tumbuhan yang digunakan. 

Workshop ini dihadiri seluruh anggota KKN UNS Kelompok 83 bersama 25 orang dari anggota kelompok PKK Desa Glesungrejo. Penanggung jawab kegiatan workshop ecoprint, Dony Marly Martiawan Siregar menyampaikan bahwa, “Kegiatan workshop ecoprint ini, harapannya dapat menambah pandangan dan kreativitas ibu-ibu PKK setempat untuk dapat berkreasi dari rumah dengan memanfaatkan bahan alam yang ada. Kedepannya, mereka dapat mengajarkan pada anak-anaknya serta dapat dijadikan potensi kewirausahaan sustainable”.

Ibu-ibu PKK Desa Glesungrejo sangat antusias menyambut kegiatan workshop ini. Sebelumnya, mereka belum pernah mendapatkan pelatihan mengenai pembuatan totebag ecoprint. Teknik yang digunakan dalam workshop kali ini ialah teknik pounding atau pukul. Pemilihan teknik tersebut dipilih karena dapat dipraktikkan secara mudah. Totebag kanvas, bunga, daun, alas plastik, air tawas, dan ember telah dipersiapkan oleh kelompok 83 KKN UNS. Peserta hanya diminta membawa alat pukul atau ulekan untuk melakukan teknik pounding.

Kegiatan ini menjadi pengalaman baru bagi ibu-ibu PKK Desa Glesungrejo. Hal ini menjadi salah satu langkah awal masyarakat untuk berkreasi sekaligus menciptakan peluang usaha dalam bidang ecoprint. (Red/Asep YW)

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *