Lagi, Warga Bentunai Laporkan Dugaan Kasus Penyimpangan Dana Desa

RMNews.com, Sambas Kalbar – Berulang kembali dugaan kasus dana desa TA. 2023 Desa Bentunai Kecamatan Selakau dilaporkan ke Kejari Sambas oleh warganya sendiri (Gustian Cs / 12/1/2024), hal ini sudah beberapa kali dilakukanya (pelaporan ke APH dan Inspektorat). Pasalnya untuk kali ini Gustian Cs berharap , karena sudah sering terjadi, maka Pihak Instansi yang berwenang dapat bertindak, agar ada efek jera.

Sebagaimana wawancara lansung awak media denga. Gustian Cs (12/1/2024), “Alhamdulillahi pada hari ini kita datang lagi ke kantor Kejaksaan negeri Sambas, untuk melaporkan dugaan kasus Dana Desa (DD). Mengenai tidak terbayarkannya dana insentif-insentif petugas dan lembaga Desa (LKD), yang tidak terbayarkan di TA. 2023 ini, yang mana sementara kas didesa dan rekening Desa Kosong. Kami tidak mau, selalu berulang kasus seperti ini: ada temuan, mengembalikan-ada temuan-mengembalikan. Sehingga tidak ada efek jera terhadap pelaku dan aparatur desa lainnya”. Harapnya.

Gustian Cs juga menambahkan “kita sudah melaporkan ke kacab kejari pemangkat, Inspektorat dan sekarang ke Kejari Sambas, insentif yang belum terbayarkan Rp. 160.862.000,- (Seratus enam puluh juta delapan ratus enam puluh dua ribu rupiah), termasuk insentip/tunjangan BPD, RT/RW, guru ngaji, Amil, Bidan beranak dan Perlindungan. Hal ini disampaikan dalam Musdes yang telah selesai digelar, dengan kami melaporkan hal ini ke APH lansung, kami berharap APH dan instansi yang berwenang dapat menindak sebagaimana aturan yang ada, agar ada efek jera terhadap pelaku serta pada perangkat Desa yang lainnya”. Tegasnya.

Doel…

 

 

 

 

 

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *