Menjelang Pemilu 2024

Rakyatmerdekanews.com – Medan – Menurut Islam tipe dalam kepemimpinan ada 4 Faktor Yaitu 1. Sidiq (Jujur), sehingga ia dapat dipercaya. 2. Tabliq (Penyampai) atau kemampuan berkomunikasi atau bernegosiasi, 3. Amanah (Bertanggung Jawab) dalam menjalankan tugasnya, 4. Fathanah (Cerdas) dalam membuat perencanaan, visi , misi, strategi dan mengimplementasikanya.

Menjelang Pilpres 2024 masyarakat harus pandai memilih pemimpin bangsa sehingga apa yang menjadi tujuan dan cita cita bangsa yang tercantum dalam Pancasila dan UUD 45 bisa tercapai.

Permasalahan saat ini dengan berkembangnya kemajuan teknologi, mudah sekali berkembang informasi yang tidak benar atau hoax, bahkan dengan mudahnya bisa langsung di bagikan lewat media sosial seperti FB, IG, WA, Linkedin dan medsos lainya, sedangkan kebenaranya belum bisa di pastikan.

Undang-Undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) No 19 Tahun 2016 adalah undang-undang di Indonesia yang mengatur tentang penggunaan teknologi informasi dan transaksi elektronik.

Undang-undang ini ditujukan untuk mengatur kegiatan yang berkaitan dengan penggunaan internet, komputer, dan perangkat elektronik lainnya.

Dengan adanya UU ITE masyarakat di harapkan bisa memfilter informasi yang masuk. Oleh karena itu, masyarakat harus bisa memilah dan memilih mana berita yang positif dan mana berita yang mengandung unsur provokatif.

Ketua KPU Hasyim Asy’ari memaparkan dua opsi perubahan masa pendaftaran capres dan cawapres, yaitu 10 – 16 Oktober dan 19 – 25 Oktober 2023. Hasyim mengatakan penetapan dan pengumuman paslon peserta Pemilu 2024 pada dua opsi tersebut jatuh di tanggal yang sama, yakni pada 13 November 2023.

Tahapan Pemilu Serentak Tahun 2024 telah di mulai pada tanggal 14 Juni 2022 (20 bulan sebelum pelaksanaan pemungutan suara yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024)

Pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden dilakukan dengan dua putaran apabila pada putaran pertama tidak ada pasangan calon yang memperoleh lebih dari 50% suara dengan sedikitnya 20% suara yang tersebar di lebih dari setengah provinsi di Indonesia.

Apabila pemungutan suara Pilkada 2024 dilaksanakan pada 27 November, maka sudah ada pemerintahan baru hasil Pemilu 2024.

Presiden dan wakil presiden pengganti Presiden Jokowi dilantik 20 Oktober. Namun, jika pemungutan suara Pilkada 2024 dimajukan jadi September, pemerintahan Presiden Jokowi masih menjabat.

Dalam rangka mewujudkan kedaulatan rakyat dalam pemerintahan negara sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden dilaksanakan secara langsung oleh rakyat.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah lembaga negara yang menyelenggarakan pemilihan umum (pemilu) di Indonesia, yakni meliputi Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, DPRD, Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, serta Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Provinsi/Kabupaten/Kota (UU 15/2011).

Sementara jadwal kampanye pemilu dalam PKPU ini dilakukan melalui beberapa tahapan. Selain memuat aturan kampanye, PKPU tersebut mengatur jadwal kampanye Pemilu 2024 yang dilaksanakan pada 28 November 2023 sampai 10 Februari 2024.

Kemudian, jika Pilpres berlanjut ke putaran kedua, maka KPU telah menetapkan 2 Juni 2024 – 22 Juni 2024 sebagai masa kampanye pilpres putaran kedua. Kemudian tanggal 23 Juni 2024 – 25 Juni 2024 sebagai masa tenang pilpres putaran kedua.

Pasal 4 Perlengkapan Pemungutan Suara yang diadakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (2) huruf a, terdiri atas: a. kotak suara; b. surat suara; c. tinta; d. bilik pemungutan suara; e. segel; f. alat untuk mencoblos pilihan; g. TPS.

Sepanjang sejarah Indonesia, telah diselenggarakan 12 kali pemilu anggota lembaga legislatif yaitu pada tahun 1955, 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, 1997, 1999, 2004, 2009, dan 2014, dan 2019.

Pemilihan Umum merupakan sarana demokrasi guna mewujudkan sistem pemerintahan negara yang berkedaulatan rakyat.

Pemerintah negara yang dibentuk melalui Pemilihan Umum itu adalah yang berasai dari rakyat, dijalankan sesuai dengan kehendak rakyat dan diabdikan untuk kesejahteraan rakyat.

Dalam PEMILU 2024 Memilih Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Mari wujudkan Pemilu yang Kondusif untuk mencapai Indonesia Sejahtera.

Oleh : Dr H. M. Akhmad Sudiarto, S.Pd, S.H, M.H (Staff Pengajar Prodi PPKn FKIP, Universitas Pancasakti).

 

(Red)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *