HUKRIM  

Nekat, Sebuah Toko di Kawasan Pasar Citeureup, Bogor Diduga Edarkan Rokok Tanpa Cukai

Rakyatmerdekanews.com, Bogor. Kuat dugaan toko SM nekat mengedarkan rokok tanpa pita cukai dalam jumlah basar. Toko yang terletak di kawasan pasar Citeureup, Kabupaten Bogor ini menjual beragam merk rokok tanpa cukai, alias rokok “black market” seperti merk Guci, Dubai dan berbagai merk lainnya. “Saya mendapatkan rokok tersebut dari online shop. Dengan harga 85 ribu hingga 95 ribu untuk 1 slopnya,”ucap pemilik toko berinisial “A”.

Kabarnya, rokok tersebut kemudian di jual kembali ke pengecer dengan harga yang relatif murah.

Menurut data yang di himpun redaksi dari berbagai sumber. Kerugian Negara akibat peredaran rokok ilegal dari Mei 2022 hingga Mei 2023 kerugian Negara memcapai 4,7 miliar lebih dari perkiraan nilai barang yang mencapai 7 milyar lebih.

Maraknya peredaran rokok tanpa cukai jelas merugikan Negara. Pengamat praktisi hukum yang juga sebagai aktifis 98 menuturkan “penjual rokok ilegal dapat dipidana penjara lima tahun sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 Pasal 54. Hingga pidana lima tahun dan denda 10 kali cukai edar,” jelas pria yang akrab disapa Lumpen kepada awak redaksi rakyatmerdekanews.com

Dari pantauan awak redaksi, toko tersebut diduga kebal hukum. Penjualan rokok tanpa pita cukai dikategorikan sangat bebas. Jelas menunjukan lemahnya pengawasan Aparat Penegak Hukum (APH) utamanya Polres Metro Bogor Kabupaten. Atau mungkin peredaran rokok tanpa pita cukai di jadikan lahan basah bagi kebanyakan oknum yang tidak bertanggung jawab, pungkasnya. (Jo)

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *