PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Jajaki Kerjasama Dengan Provinsi DIY

Rakyatmerdekanews.com, Purworejo – PDAM Tirta Perwitasari bersama Pemkab Purworejo jajaki kerjasama dengan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta(DIY).Sebab Kabupaten Purworejo memiliki sumber daya air yang belum dimanfaatkan dan posisinya sangat strategis sehingga akan mampu menekan biaya yang rendah.Hal itu disampaikan oleh Direktur PDAM Purworejo Hermawan Wahyu Utomo ST MSi kepada rakyatmerdekanews.com di ruang kerjanya,Rabu(24/4/2024).

Dijelaskan bahwa penjajakan kerjasama tersebut berawal dari kunjungan silahturahmi Bupati Purworejo ke Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono ke X selaku Gubernur DIY. Dalam acara tersebut Sri Sultan menyambut baik dan siap mendukung berbagai kerjasama yang bermanfaat bagi khalayak umum. Salah satunya adalah pengadaan air bersih guna mencukupi kebutuhan di Bandara Yogyakarta International Airport(YIA).

“Selain membahas kerjasama terkait pengadaan air bersih, juga dibahas beberapa kerjasama yang telah terjalin selama ini. Selain itu itu juga dibahas terkait kerjasama wisata, karena kita satu kawasan yang saling mendukung satu sama lain,” kata Hermawan.

Lebih jauh, Hermawan Wahyu Utomo menjelaskan bahwa pihaknya menawarkan kerjasama penyediaan suplai air bersih untuk memenuhi kebutuhan YIA.

“Kam menawarkan suplai air diambil dari air Sungai Bogowonto di Desa Dadirejo Kecamatan Bagelen. Ini akan memberikan perbandingan yang lebih efisien dibanding harus mengambil air dari Bendungan Bener melalui Kecamatan Loano. Hal ini tentu akan dapat menekan cost yang harus dikeluarkan,” kata Hermawan.

Hermawan mengungkapkan, bahwa pihaknya memiliki sumber daya air yang belum dimanfaatkan dan akhirnya terbuang ke laut. Padahal jika sumber itu di kelola maka bisa untuk menyuplai kebutuhan air di Kecamatan Bagelen, Purwodadi dan Ngombol, termasuk ke Bandara YIA,” ungkapnya.

Dari sumber tersebut punya kemampuan menyediakan suplai air 3.000 liter per detik. Sedangkan kebutuhan YIA sekitar 6.000 liter per detik. Jadi potensinya, Purworejo akan mampu menyuplai separuh kebutuhan YIA.

“Terakhir diukur oleh UGM mencapai 3.000 liter per detik. Saat ini ijin yang sudah keluar 50 liter per detik, dan ke depan akan terus dikembangkan secara bertahap. Dalam waktu dekat kami akan bertemu dengan PDAM Kulo Progo dan harapannya akhir tahun ini kerjasama dapat terealisasi,” imbuh Hermawan.

“Kami berharap dengan pembahasan kerjasama sama ini nantinya akan cepat ditindak lanjuti untuk direalisasikan,” pungkas Hermawan.

(Kun).

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *